Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
20 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
20 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
19 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Gagal Nyabu, Bebek pun 'Dikandangkan'

Gagal Nyabu, Bebek pun Dikandangkan
Bebek saat di kantor polisi
Selasa, 22 Agustus 2017 17:45 WIB
Penulis: Putra
SERDANG BEDAGAI - Suwito alias Bebek (32) gagal nyabu akibat ditangkap Sat Narkoba Polres Sergai dari rumahnya di Dusun 5, Desa Pematang Pelintahan, Kecamatan Sei Rampah, Sergai, Selasa (22/8/2017) sekira pukul 12.00.

Dari tangannya, polisi menyita barang bukti berupa 1 paket sabu, 1 alat isap (bong) 1 pipet plastik dan uang Rp 300 ribu dari dalam saku celananya.

Tertangkapnya Bebek atas laporan warga resah melihat perbuatannya mengedarkan sabu di lingkungannya sehingga warga melapor ke Kapolres Sergai. Atas laporan itu AKBP Eko Suprihanto respon dan perintahkan anggotanya untuk melakukan penangkapan.

Personel Sat Narkoba mengetahui Bebek di dalam rumah langsung melakukan penggrebekan. Bebek berusaha kabur namun tidak berkutik setelah rumahnya dikepung polisi.

Polisi menemukan 1 paket sabu, alat isap dari saku celannya. Sehingga Bebek langsung digelandang ke Mapolres Sergai bersama barang bukti.

Ternyata dari pengakuannya, Bebek sudah 1 tahun menjalankan profesi sebagai pengedar sabu dan untuk dikonsumsinya sendiri.

“Sudah setahun aku jual sabu, untungnya untuk makan dan foya-foya,” akunya.

Kapolres Sergai AKBP Eko Suprihanto melalui Kasat Narkoba AKP Rasmaju Tarigan mengatakan, tertangkapnya Bebek atas laporan dari masyarakat dilakukan penyelidikan dan berhasil meringkus tersangka.

“Terangka kita tangkap saat berada di rumah berikut barang bukti 1 paket sabu dan alat isap,” terang AKP Rasmaju Tarigan.

Editor:Fatih
Kategori:Sumatera Utara, Beladiri, Olympic, PON
wwwwww