Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
2
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
3 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
3
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
2 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
4
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
2 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
5
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
2 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
6
Pieter Huistra Tegaskan PSS Siap Berjuang untuk Perbaiki Posisi di Klasemen
Sepakbola
2 jam yang lalu
Pieter Huistra Tegaskan PSS Siap Berjuang untuk Perbaiki Posisi di Klasemen
Home  /  Berita  /  Badminton

Kunjungi Parlemen Indonesia, Vietnam Undang DPD Hadiri APPF 2018

Kunjungi Parlemen Indonesia, Vietnam Undang DPD Hadiri APPF 2018
Istimewa.
Selasa, 22 Agustus 2017 18:38 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Oesman Sapta menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Vietnam Nguyen Phu Trong beserta anggota Komite Sentral Partai Komunis Vietnam merangkap menteri kabinet Vietnam.

Pertemuan yang berlangsung secara tertutup ini berlangsung di Ruang Delegasi Ketua DPD RI, Gedung Nusantara III, Selasa 22/8 dan dihadiri pula oleh Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono dan sejumlah anggota Badan Kerja Sama Parlemen (BKSP).

Ketua DPD RI, Oesman Sapta menjelaskan hubungan bilateral Indonesia dengan Vietnam diberbagai sektor semakin meningkat. Khususnya untuk sektor ekonomi, Ia berharap kerjasama antara kedua negara dapat lebih ditingkatkan.

"Pertemuan ini banyak mengarah ke sektor ekonomi. Bagaimana mempercepat pertumbuhan kedua negara di bidang ekonomi," ujarnya.

Oesman Sapta menambahkan, pertemuan hari ini belum secara spesifik membahas bentuk kerjasama yang akan terjalin ke depannya karena delegasi Vietnam belum bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

Selain itu, Oesman Sapta menjelaskan pertemuan juga membahas tentang hubungan diplomasi yang terjalin diantara kedua negara, khususnya kerjasama antar parlemen.

DPD RI berharap kerjasama antar parlemen dapat lebih ditingkatkan, hal ini dibuktikan dari undangan pihak Vietnam untuk menghadiri Asia Pacific Parliamentary Forum (APPF) yang akan berlangsung pada Januari 2018 mendatang.

"Tapi kita masih belum menjawab, kita masih liat situasinya seperti apa nanti," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono menambahkan, parlemen Vietnam juga memiliki kaukus parlemen seperti halnya parlemen di Indonesia.

"Mereka juga punya kaukus parlemen seperti kita, artinya kita bisa menjalin hubungan yang lebih berkualitas lagi dengan Vietnam," ujar Nono. ***

wwwwww