Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
21 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
21 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
21 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Buka Rakernas Sapma PP di Pekanbaru, OSO Serukan Pancasila Harga Mati

Buka Rakernas Sapma PP di Pekanbaru, OSO Serukan Pancasila Harga Mati
Istimewa.
Kamis, 28 September 2017 19:31 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PEKANBARU - Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang (OSO) menyerukan bahwa ideologi Pancasila merupakan harga mati yang tidak bisa ditawar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.

Hal itu disampaikan OSO saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Satuan Siswa, Pelajar dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila (PP) dengan tema "Pancasila Pemersatu Bangsa", di Pekanbaru, Kamis (28/9/2017).

Wakil Ketua MPR itu mengajak kepada seluruh generasi muda untuk mengamalkan empat pilar, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Coba kita bersama-sama sebagai Pemuda Pancasila, mengamalkan empat pilar, Pancasila, UUD 45, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Jadi Pancasila itu harga mati," kata OSO yang juga Ketua DPD RI itu.

Untuk itu, OSO mempersilakan kepada seluruh generasi muda mengamalkan ideologi Pancasila sesuai dengan caranya masing-masing. Namun, pengamalan ideologi Pancasila harus dilakukan dengan hati nurani.

"Biarkan pemuda itu mengamalkan Pancasila sesuai dengan cara mereka masing-masing, jangan dilarang. Dengan demikian Pancasila itu bisa tertanam dalam sanubari kita," kata OSO.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PP Japto Soerjosoemarno mengatakan, PP adalah satu ormas yang berbasis massa. Aktivitasnya  lebih condong kepada kegiatan sosial.

"Berbasis massa, sebab untuk menyelenggarakan program kebih baik dikerjakan bersama-sama. Kita adalah organisasi karena panggilan sejarah," kata Japto.

Sementara, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengatakan, Sapma termasuk di Riau bisa menghadirkan pemikiran untuk membawa generais muda Indonesia lebih baik ke depan. "Semoga ada pemikiran dan ide yang bisa membawa perubahan," katanya.

Pembukaan Rakernas I Sapma PP dihadiri ratusan anggota dari seluruh Indonesia. Hadir pula Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen Cucu Somantri, Instiawati Ayus, Rosti Uli Purba, para ketua partai politik di Riau, pelajar, mahasiswa dan undangan lainnya.***

wwwwww