Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
20 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
16 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
14 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
13 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
18 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
20 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Home  /  Berita  /  Riau

Perusahaan di Riau Belum Optimal Terapkan SMK3

Perusahaan di Riau Belum Optimal Terapkan SMK3
Ilustrasi. (Internet)
Kamis, 28 September 2017 11:34 WIB
Penulis: Maini Riza
PEKANBARU - Perusahaan yang beroperasi di Provinsi Riau diwajibkan untuk menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di lingkungan kerjanya. Sebab, hal itu penting untuk menjaga keselamatan kerja para pekerja, terutama kalangan pekerja rentan.

Untuk itu, Badan Koordinasi Sertifikasi Profesi (BKSP) Provinsi Riau pun bersinergi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk mengoptimalkan penerapan SMK3 di Riau.

"Pada tahap ini di Riau, SMK3 belum optimal sebagaimana yang diharapkan oleh pembangunan," ujar Asisten II Setdaprov Riau, Masperi kepada GoRiau.com, di Hotel Pangeran, Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, Kamis (28/09/2017).

Masperi mengatakan, SMK3 sangat diperlukan untuk menjaga keselamatan supaya para pekerja tetap produktif. Sebab, produktifitas yang tinggi akan menghasilkan kerja yang optimal. Otomatis juga berdampak pada pendapatan maupun daya beli yang meningkat.

"Untuk mendapatkan para pekerja yang memiliki produktifitas yang tinggi, maka perlu adanya seminar SMK3 di Riau," tambahnya.

Ia juga berharap, SMK3 secara akademis bisa diterapkan dan dilaksanakan untuk mengatasi masalah keamanan pekerja serupa yang pernah terjadi sebelumnya.

"Pengalaman akan lebih bagus jika dibarengi dengan teori-teori dan kerangka-kerangka sebagai kebijakan kita untuk melaksanakan tatanan kedepannya," ucapnya. ***

Editor:Ratna Sari Dewi
Kategori:Voli, Riau
wwwwww