Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
11 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
11 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
11 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
11 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  PON

Wagub Aceh Paparkan Potensi Pariwisata Halal di IMT-GT

Wagub Aceh Paparkan Potensi Pariwisata Halal di IMT-GT
Wagub Aceh Nova Iriansyah hadir pada pertemuan IMT-GT ke-23, Ministerial Meeting ke-24, Senior Officials Meeting ke-14, Chief Ministers dan Governors Forum di Pangkal Pinang, Kamis (28/8/2017).
Jum'at, 29 September 2017 08:46 WIB

BANDA ACEH - Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah memaparkan potensi pariwisata halal (halal tourism) di hadapan delegasi Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT). Disampaikan dalam pertemuan IMT-GT ke-23, Ministerial Meeting ke-24, Senior Officials Meeting ke-14, Chief Ministers dan Governors Forum di Pangkal Pinang, Bangka Belitung, Kamis (28/8/2017).

Pasar wisata halal sendiri semakin pesat di seluruh dunia, terutama di Asia. Oleh karena itu IMT GT menjadi sangat penting dalam mempromosikan pariwisata halal di Aceh. Hal yang menjadi nilai lebih untuk pengembangan wisata halal tidak lain karena Aceh mayoritas penduduknya adalah muslim dan memiliki nilai keagamaan yang tinggi dalam menjalani keseharian.

“Selain untuk meningkatkan jumlah turis, pariwisata halal juga berperan penting dalam peningkatan ekonomi. Dalam produk halal dan jasa, peningkatan tersebut bisa dilakukan dengan memberikan kualitas terbaik dan standarisasi sertifikasi halal,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Nova Iriansyah juga menyatakan pentingnya penguatan konektivitas dalam mendukung pengembangan pasar wisata. Konektivitas menjadi salah satu kunci untuk mendorong pertumbuhan tingkat ekonomi di wilayah IMT-GT.

Selain itu, juga untuk upaya peningkatan pertumbuhan pariwisata dengan membuka jalur penerbangan Internasional guna mempermudah wisatawan berkunjung ke Aceh. Penguatan konektivitas udara misalnya, adanya penerbangan Phuket-Krabi-Langkawi-Sabang atau Banda Aceh akan memberikan pilihan destinasi kepada wisatawan.

Selain itu juga ada penerbangan langsung dari Penang ke Banda Aceh, Kuala Lumpur ke Banda Aceh serta Singapura ke Banda Aceh serta akan ada rute baru dari Sabang ke Penang.

“Penguatan konektivitas tentunya tidak terlepas dari peningkatan infrastuktur yang berada dalam kawasan kerja sama IMT-GT. Dalam meningkatkan infrastruktur, saat ini Aceh sedang melakukan tahapan pembangunan jalan Tol Sumatera,” ujarnya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Iskandar para delegasi dari Thailand, Malaysia, Gubernur, Wakil Gubernur dari Indonesia, bupati, wali kota serta dinas terkait di Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur juga mengundang seluruh delegasi IMT-GT untuk hadir di Banda Aceh dalam kegiatan serupa yang akan dilaksanakan pada bulan Februari mendatang.

Pertemuan IMT GT di Pangkal Pinang berlangsung mulai 25-30 September 2017. Serangkaian kegiatan dilaksanakan untuk membahas berbagai potensi kerjasama antara tiga negara tersebut.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:PON, Aceh
wwwwww