Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
21 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
15 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
18 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
18 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
15 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
22 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Bertemu Gubernur Sulsel, Wakil Ketua DPD RI Singgung Disparitas Pembangunan

Bertemu Gubernur Sulsel, Wakil Ketua DPD RI Singgung Disparitas Pembangunan
Istimewa.
Jum'at, 06 Oktober 2017 14:00 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
MAKASSAR - Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono menyinggung soal ketertinggalan kawasan Indonesia timur dalam hal pembangunan daerah.

Menurutnya banyak provinsi di kawasan Indonesia timur yang mempunyai potensi sumber daya alam yang besar tetapi belum menjadi provinsi yang maju dibandingkan dengan provinsi lain di wilayah Indonesia barat.

Dalam pertemuannya dengan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel hari Jumat (6/10), Nono Sampono mengatakan pemerintah harus memperhatikan pembangunan setiap daerah.

Dirinya menilai kemajuan sebuah negara secara nasional ditentukan dari keberhasilan pembangunan di daerah. Oleh karena itu dirinya meminta agar pembangunan harus lebih merata dan lebih memperhatikan kawasan Indonesia timur.

"Kita ingin mendorong agar perhatian pusat lebih fokus ke daerah. Sudah saatnya daerah lebih diberikan perhatian agar disparitas pembangunan jangan hanya kearah tengah atau barat," ucap Nono.

Untuk mewujudkan pembangunan daerah yang merata, DPD RI selalu memperjuangkan kepentingan daerah terutama dalam mewujudkan percepatan pembangunan yang merata.

Sebagai wakil daerah, DPD RI berperan menjadi ujung tombak daerah di pusat dalam jalur legislatif untuk memperjuangkan kepentingan daerah. Dan DPD RI berjuang agar disparitas pembangunan tidak ada lagi kedepannya.

"Kalau bicara daerah, disparitas itu ada pada segala ketertinggalan, keterbelakangan, pendidikan, kemiskinan. Tentu memerlukan perhatian agar kemajuan bisa kita raih secara kolektif. Secara nasional tidak mungkin dia bergerak kedepan kalau masih ada yang tertinggal, terutama daerah timur dan kepulauan. Ini masalah yang harus kita angkat menjadi isu nasional," tegas senator dari Provinsi Maluku tersebut.

Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo turut mengemukakan bahwa pembangunan di kawasan Indonesia timur dengan wilayah lainnya masih terdapat kesenjangan.

Dirinya berpendapat bahwa perhatian pemerintah dinilai masih kurang terhadap pembangunan kawasan Indonesia timur. Oleh karena itu dirinya meminta DPD RI sebagai wakil daerah dapat memperjuangkan kepentingan daerah bersama pemerintah daerah.

"Besok akan kita agendakan rapat kerja bersama DPD. Membahas soal pembangunan kawasan timur, salah satunya adalah mengenai pembangunan daerah kepulauan," ucapnya.***

wwwwww