Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
10 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
11 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
11 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
4
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
5
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Ekonomi
15 jam yang lalu
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
8 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Kepala Biro Persidangan Setjen MPR: Pendidikan Kebangsaan untuk Mencetak Generasi Muda yang Patriotik

Kepala Biro Persidangan Setjen MPR: Pendidikan Kebangsaan untuk Mencetak Generasi Muda yang Patriotik
Istimewa.
Jum'at, 06 Oktober 2017 22:16 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
BANDARLAMPUNG - Sebagai Ketua Pelaksana Sosialisasi Empat Pilar dengan metoda Pendidikan Kebangsaan/Bela Negara, Kepala Biro Persidangan Setjen MPR Tugiyana memberi apresiasi kepada 19 perguruan tinggi di Lampung yang telah memberi dukungan dalam sosialisasi yang diselenggarakan mulai tanggal 6 hingga 9 Oktober 2017 itu.

Dikatakannya, acara sosialisasi dengan peserta para Resimen Mahasiswa (Menwa) kali ini merupakan kegiatan yang pernah dilakukan sebelumnya di Jakarta.

"Sosialisasi dengan metoda bela negara, Lampung daerah kedua setelah Jakarta," ungkapnya, Jumat (6/10/2017).

Acara yang digelar di Kota Bandar Lampung itu diikuti oleh 100 Menwa dari 19 perguruan tinggi se-Lampung.

Dalam sosialisasi itu, menurut Tugiyana, dilakukan dengan metoda memadukan kegiatan pemberian pengetahuan tentang Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Acara tersebut juga diselingi dengan permainan, dengan tujuan supaya suasananya rileks, sehingga Empat Pilar mudah dipahami. Dari metoda ini diharapkan akan membuat pemahaman Menwa mengenai wawasan kebangsaan menjadi luas.

Lebih lanjut dikatakan, kelak para Menwa selepas mengikuti acara itu akan menjadi perekat bangsa serta menjadi generasi muda yang memiliki jiwa berintegritas, nasionalisme, dan patriotik.

Metoda ini disebut sebagai langkah konkrit pengembangan sosialisasi sehingga bisa dipahami seluruh generasi muda. Kepada peserta, Tugiyana berpesan agar narasumber dari para anggota MPR itu dimanfaatkan betul.

"Ajak mereka dialog dan berinteraksi mengenai wawasan kebangsaan," paparnya.***

wwwwww