Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
24 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
24 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
7 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
6
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Home  /  Berita  /  PON

Pasca Tabrakan Maut, Satpol PP Mediasi Pertemuan Antara Pihak Pelaku dengan Keluarga Korban

Pasca Tabrakan Maut, Satpol PP Mediasi Pertemuan Antara Pihak Pelaku dengan Keluarga Korban
Ilustrasi - net
Senin, 16 Oktober 2017 12:27 WIB
Penulis: Safrizal
SELATPANJANG - Satuan polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kepulauan Meranti memediasi pertemuan dua keluarga terkait tabrakan maut, Jumat (13/10/2017) kemarin. Kedua belah pihak (pelaku dan korban) melakukan perundingan di Satpol PP Jalan Merdeka Selatpanjang, Senin (16/10/2017).

Kata Kadis Satpol PP Kepulauan Meranti H Joko Surianto S SH MM, pasca terjadi tabrakan maut itu, pihak pelaku terus saja melakukan koordinasi dengan pihak korban. Dalam beberapa kesempatan silaturahmi pihak pelaku ke keluarga korban, akan ditempuh jalan penyelesaian secara kekeluargaan.

"Pertemuan itu dihadiri camat dan beberapa pihak terkait. Masalah ini dibicarakan secara kekeluargaan," ujar Joko Surianto.

Joko mengaku antara keduanya (pelaku Adi dan korban Yuni) tidak pernah terlibat pertikaian. Hubungan mereka baik-baik saja hingga akhirnya maut memanggil Yuni yang penyebabnya melalui kelalaian Adi saat mengendarai mobil dalmas Satpol PP. Musibah pun tidak bisa diketahui kapan akan datang, termasuk kecelakaan kerja di Satpol PP kemarin.

"Yang salah tetap salah, ini bukan kesengajaan tapi kelalaian. Makanya antara kedua pihak masih membicarakan ini," tambah Joko.

Senin itu, Satpol PP Kepulauan Meranti memediasi pertemuan antara keluarga Adi dengan keluarga Almh Yuni. Keputusan dari pertemuan itu akan dilaporkan ke pihak kepolisian, karena pasca kejadian polisi menahan kunci mobil dalmas Satpol PP.

"Setelah pertemuan akan kita lapor hasilnya. Kita harap ada penyelesaian secara kekeluargaan dan kunci mobil bisa diambil karena akan digunakan mengangkut alat musik korsik," kata Joko.

"Ini bukan Laka Lantas di jalan raya, tapi masih kawasan kantor kita," tambah Joko. ***

Kategori:PON
wwwwww