Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
20 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
20 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Tarif Tol Kualanamu - Sei Rampah Terbilang Mahal

Tarif Tol Kualanamu - Sei Rampah Terbilang Mahal
Senin, 16 Oktober 2017 09:30 WIB
Penulis: Wen

MEDAN - Tarif tol Kualanamu-Sei Rampah yang dtetapkan pemerintah memang terbilang mahal. Dibandingkan dengan tol yang ada seperti Belawan-Tanjungmorawa. Masyarakat kota medan pastinya akan membandingkan tarif tol yang sudah ada dengan pengenaan tarif tol yang baru tersebut. Hal inilah yang saya pikir menjadi perhatian masyarakat saat ini.Demikian dikatakan Pengamat Ekonomi Sumut, Gumawan Benyamin kepada wartawan hari ini.

"Walaupun keputusan mengenai tarif tersebut sudah ditetapkan oleh kementerian PUPR. Jadi memang bentuknya itu sudah ketetapan. Kalau mengkritisi secara mendetail, sudah pasti kita terbatas pada biaya yang habis terpakai dari pembangunan jalan tol tersebut. Kita terbatas pada berapa RAB dari mulai proses, pembebasan lahan hingga biaya lain yang berkenaan dengan pembangunan tol tersebut. Saya yakin pembanguan jalan tol itu sudah mempertimbangkan hitung-hitungan ekonominya," katanya.

Dia menjelaskan seperti berapa lama payback periodenya, Return on invesmentnya (ROI), maupun hal lain yang berkenaan dengan masalah keuangan tersebut. Dan pastinya berbeda antara membangun jalan tol saat ini dibandingkan dengan pembangunan jalan tol di masa yang lalu. Dan sudah barang pasti membangun jalan tol juga tidak bisa diseragamkan biayanya. Beda medannya sudah pasti beda biayanya sekalipun lokasinya berdekatan.

"Misalkan membangun jalan tol Medan – Binjai serta membangun jalan tol kuala namun – sei rampah jelas tidak bisa disama ratakan. Terlebih dengan jalan tol yang dibangun di luar sumatera khususnya pulau jawa. Jadi memang tidak bisa diseragamkan atau diasumsikan bahwa ruas tol yang dibangun memiiki harga yang sama per KM-nya," ungkapnya.

Dia menambahkan karena ada banyak komponen biaya yang berbeda, lahan yang dibebaskan juga beda, ruas jalannya juga tidak sama, medannya pasti berbeda dan treatmennya juga beragam. Dan dengan keterbatasan tersebut membuat kita lebih sulit dalam memperkirakan harga ideal menurut versi konsumen terkait dengan tarif tol tersebut. "Tetapi menurut hemat saya tarif tol ini lebih mahal. Walaupun tidak begitu berbeda dibandingakan dengan sejumlah tarif tol di pulau Jawa," tambahnya.

Editor:Wen
Kategori:Sumatera Utara, Ekonomi
wwwwww