Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
9 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
9 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
4
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
10 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
9 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Nyawa Pedagang dan Pembeli di Pasar Terapung Terancam Setiap Harinya, Dewan Inhil Desak Pemkab Segera Ambil Tindakan, Bukan Menunggu Jatuh Korban Baru Bergerak

Nyawa Pedagang dan Pembeli di Pasar Terapung Terancam Setiap Harinya, Dewan Inhil Desak Pemkab Segera Ambil Tindakan, Bukan Menunggu Jatuh Korban Baru Bergerak
Anggota Komisi II DPRD Inhil, Muslim.
Kamis, 19 Oktober 2017 11:40 WIB
Penulis: Rida Ayu Agustina
TEMBILAHAN- Meski sebelumnya beberapa los pedagang di Pasar Terapung Tembilahan sudah runtuh ke sungai, namun, meski sudah satu tahun lebih kejadian itu berlangsung, hingga kini belum ada perhatian sedikit pun terhadap tempat pedagang berjualan ikan itu.

Pedagang masih bertanya-tanya, apakah pasar dua tingkat yang terletak di pinggir Sungai Indragiri itu akan direnovasi atau dibangun ulang, yang jelas yang dialami pedagang saat ini, pembeli semakin menurun karena kondisi pasar yang nyaris ambruk.

Melihat kondisi itu, Komisi II DPRD Inhil, Riau pun angkat bicara, seperti yang disampaikan Muslim, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil harus proaktif dalam mencari dana untuk pembangunan kembali pasar tersebut.

''Pasar itu tidak mungkin di renovasi lagi, harus dibangun ulang, sedikitnya dana yang diperlukan Rp90 miliar, kalau Pemkab tak ada dana, harus proaktif dong cari dana dari Pemprov atau Pemerintah Pusat,'' sebut Politisi Partai Demokrat itu saat berbincang dengan GoRiau.com, Rabu (18/10/2017).

Ia menegaskan, Pemkab Inhil harus segera mengambil langkah, jangan menunggu ada korban nyawa baru sibuk mencarikan solusi.

''Ini masalah keselamatan pedagang dan pembeli, pikirkan lah caranya gimana, jika belum ada dana, ya relokasi dulu pedagangnya, jangan dibiarkan tetap jualan di tempat yang nyaris runtuh ke sungai itu,'' tegasnya.

Ia juga menjelaskan, bahwasanya di 2018, sudah ada dana Rp4 miliar dari DAK, dimana dana itu, Komisi II merekomendasikan untuk dana merelokasi pedagang.

''Ada Rp4 miliar dari DAK, kita inginnya itu untuk biaya pembuatan Tempat Penampungan Sementara (TPS) untuk pedagang, sementara pasarnya dibangun ulang. Yang jelas untuk 2018, kita akan berusaha menganggarkan untuk pembangunan pasar itu kembali,'' tukas Muslim.(adv)

Kategori:Metropolitan
wwwwww