Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
24 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
24 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
7 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
6
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

"Radikalisme Adalah Dogma" Kata Kapolda Sumut

Radikalisme Adalah Dogma Kata Kapolda Sumut
Minggu, 29 Oktober 2017 16:02 WIB
Penulis: RLS

MEDAN-Kepala Kepolisian (Kapolda) Sumatera Utara (Sumut), Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan, paham radikalisme itu adalah dogma.

"Radikalisme itu adalah dogma. Kalau kita lemah, maka akan ada dari pihak lain yang memanfaatkannya," katanya usai Kuliah Akbar mengusung tema Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi Melawan Radikalisme di Stadion Teladan, Medan.

Paulus juga menegaskan, adanya dogma tersebut, pemuda di Indonesia khususnya di Sumut harus menepisnya, dan bersatu untuk menjaga ketentraman Negara Indonesia.

"Mari kita bersatu untuk memberantas dogma itu, jangan mudah kita terpecah. Terutama untuk pemuda, harus dengan bijak cegah paham radikalisme," tegasnya.

?Selain itu, Paulus juga mengajak masyarakat untuk menggelorakan semangat Sumpah Pemuda dan menjaga keutuhan NKRI.

"Jangan terpengaruh dengan pihak-pihak yang baru datang untuk menanamkan sebuah paham yang berbeda. Saya pikir civitas akademika, semua harus jaga," pungkasnya.

Editor:Wen
Kategori:Sumatera Utara, Voli
wwwwww