Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
24 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
2
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
22 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
3
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
21 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
4
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
6 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
5
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara
Kuliah Umum di Universitas Labuhanbatu

Musa Rajekshah : Kalau sudah Mendapat Gelar, Jadilah Pengusaha

Musa Rajekshah : Kalau sudah Mendapat Gelar, Jadilah Pengusaha
Senin, 30 Oktober 2017 19:49 WIB
Penulis: Fendry Nababan
LABUHANBATU - Tokoh muda Sumatera Utara, Musa Rajekshah (Ijeck) mengajak generasi muda, kaum intelek untuk berwirausaha dan jangan sampai menjadi pembantu di rumah sendiri.

"Untuk menjadi pengusaha perlu sekolah Tinggi. Untuk menjadi sukses tanpa ilmu, saat ini sangat berat. (Makanya untuk) menjadi sukses kita harus mempunyai keberanian dan mimpi," ujar Ijeck saat memberikan kuliah umum kewirausahaan yang dihadiri ribuan mahasiswa-mahasiswi Universitas Labuhanbatu (ULB), Senin (30/10/2017) di Aula ULB Jalan Sisingamangaraja, No. 126, Rantauprapat.

Ijeck mencontohkan kesuksesan seorang Mark Zuckerberg yang berhasil meraup keuntungan dengan Facebook-nya. Bagaimana menciptakan sesuatu, menjadi berarti.

"Pertama sebelum kita memulai usaha harus kita perhatikan pasarnya, lingkungan tempat usaha, keuntungan menjadi wirausahawan, waktu fleksibel, dan menjadi bos bagi diri sendiri," bebernya.

Menurutnya, saat ini jumlah pengangguran sangat tinggi. Hal ini dikarenakan kurangnya lapangan pekerjaan. Ironisnya, pengangguran saat ini dari kaum intelek yang menyandang gelar sarjana.

Ketika ingin menjalankan usaha, kerap kita berpikir tentang modal. Namun hal itu adalah persoalan yang kesekian. Yang terpenting, kata Ijeck, harus memiliki kemauan, keberanian, dan mencari koneksi sebanyak-banyaknya.

"Setelah tamat SMA tahun 92, saya sudah memulai usaha buka bengkel. Sekitar dua tahun saat itu masih gagal. Tapi saya terus dan terus berusaha hingga bisa menjadi seperti saat ini," jelasnya kembali.

Ijeck pun berharap, dengan adanya kuliah umum ini, generasi muda ke depan khususnya mahasiswa-mahasiswi ULB dapat menemukan jati dirinya dan menciptakan peluang di bidang wirausaha.

"Jadikanlah bahu kita kokoh layaknya baja. Masih banyak saudara kita yang memerlukan tempat bersandar," pesan Ijeck mengakhiri.

Sebelumnya, Koordinator ULB, Ade Parlaungan Nasution menjelaskan, menjadi wirausahawan susah-susah gampang.

Labuhanbatu, kata dia, masih berpeluang untuk membangun usaha di bidang wiraswasta.

"Kami menyambut baik kedatangan pengusaha sukses, Bapak Musa Rajekshah (yang bersedia hadir) ke ULB memberikan motivasi pelajaran mata kuliah kewirausahaan," ujar Ade Parlaungan Nasution.

Editor:Fatih
Kategori:Sumatera Utara, Umum, Olympic, PON
wwwwww