Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
13 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
13 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Apresiasi Pembebasan Sandera, Ketua MPR: Tak Ada Toleransi Untuk Perongrong NKRI

Apresiasi Pembebasan Sandera, Ketua MPR: Tak Ada Toleransi Untuk Perongrong NKRI
Istimewa.
Jum'at, 17 November 2017 22:33 WIB
JAKARTA - Ketua MPR Zulkifli Hasan mengapresiasi pembebasan warga di Desa Kimbely dan Kampung Longsoran Papua yang sepekan lebih disandera Kelompok Kriminal Bersenjata.

Zulkifli Hasan mengucapkan terima kasih kepada TNI dan Polri yang bahu membahu bekerja sama mengevakuasi warga.

“Salam hormat untuk pasukan gabungan yang membebaskan warga dari kelompok bersenjata. Ini bukti jelas TNI dan Polri kita kompak menjaga kedaulatan,” tandasnya.

Hal ini disampaikan Zulkifli Hasan di sela sela menghadiri Kongres 10 Korps Alumni HMI (KAHMI) di Hotel Santika Medan, Jum’at (17/11).

Menghadapi dinamika situasi keamanan yang terjadi di Papua, Zulkifli Hasan mengajak seluruh pihak untuk menahan diri dan memverifikasi informasi yang beredar.

"Mari percayakan TNI dan Polri kita untuk melakukan yang terbaik di Papua. Karena ini soal kedaulatan, tak ada toleransi untuk gerakan apapun yang merorngrong NKRI," tutupnya.

Seperti diketahui Aparat gabungan TNI-Polri berhasil mengevakuasi 344 warga Desa Kimbely dan Kampung Longsoran yang sepekan lebih disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Jumat siang (17/11). ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Metropolitan, Voli, Olympic, Badminton
wwwwww