Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
11 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
22 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Home  /  Berita  /  Badminton

Diduga Bantu Pelarian Setnov, KPK Didesak Periksa Hilman Mattauch

Diduga Bantu Pelarian Setnov, KPK Didesak Periksa Hilman Mattauch
Hilman Mattauch. (istimewa)
Minggu, 19 November 2017 20:27 WIB
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak segera memeriksa oknum wartawan Metro TV Hilman Matauch yang diduga membantu pelarian tersangka kasus korupsi proyek e-KTP Setya Novanto.

Menurut pengamat politik Ray Rangkuti, KPK harus memperhatikan betul apakah Hilman betul menyopiri mobil yang ditumpangi Setnov dalam tugas jurnalistik atau ada kepentingan lainnya.

"Ini perlu betul-betul KPK harus perhatian juga. Jangan sampai kemudian juga tugas-tugas seperti ini membuat rekan-rekan yang bertugas di bidang jurnalistik ketakutan," kata Ray seperti dikutip GoNews.co dari Kricom di Jakarta, Minggu (19/11/2017).

Direktur Lingkar Madani Indonesia ini melanjutkan, pemeriksaan ini relevan untuk mengetahui secara pasti, saat itu Hilman menyopiri Setya Novanto dalam rangka apa, darimana, dan mau kemana.

"Atau bahkan mengkorek ada sesuatu yang penting dibicarakan selama dalam perjalanan itu," kata dia.

"Terlepas mau dijadikan tersangka atau tidak, tapi keterangan Hilman penting digali oleh KPK," kata dia.

Ray menyarankan agar semua yang berkaitan dengan Setnov seperti dokter, penjagaan, rumah sakit dan keperluan lainnya, harus di bawah pengawasan KPK.

"Termasuk siapa yang mengunjunginya. Apa saja, dokternya. Kalau sudah begini, di bawah tanggungjawab KPK apalagi pengobatannya," tutup Ray. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:kriminalitas.com
Kategori:DKI Jakarta, Metropolitan, Beladiri, Olympic, Badminton
wwwwww