Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
23 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
23 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
7 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
6
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Home  /  Berita  /  Badminton

"Merah-Hijaunya Negara ini Terletak di Tangan Generasi Muda"

Merah-Hijaunya Negara ini Terletak di Tangan Generasi Muda
Istimewa.
Minggu, 19 November 2017 16:43 WIB
MALANG - Sosialisasi Empat Pilar MPR dengan metode Pendidikan Bela Negara yang berlangsung 17 - 20 November 2017 di Kota Wisata Batu Malang, Jawa Timur, Ahad (19/11/2017), memasuki babak penerapan nilai-nilai Empat Pilar melalui permainan atau games. Kegiatan ini yang dikenal dengan nama Outbound ini berlangsung di lapangan Singhasari Resort Kota Batu Malang, Jawa Timur.

Peserta sebanyak 100 orang mahasiswa anggota Resimen Mahasiswa (Menwa) dari 22 perguruan tinggi se Jawa Timur itu harus mengikuti empat jenis permainan, yaitu: Kibarkan Benderamu, Roda Perjuangan, Engrang Segitiga, dan Api Semangat. Untuk melaksanakan para mahasiswa dibagi ke dalam lima kelompok, yakni: Gotong Royong, Musyawarah, Kesejahteraan, Keadilan, Persatuan.

Semua game yang diikuti para peserta mengandung nilai-nilai Empat Pilar. Untuk bisa sukses dalam setiap permainan, masing-masing kelompok harus bisa menerapkan nilai-nilai yang mereka peroleh selama mengikuti materi di kelas.

Mulai dari kerjasama tim, strategi, patuh pada pimpinan, hingga menjunjung tinggi sportifitas. Setiap game dinilai oleh juri yang terdiri dari Kepala Biro Persidangan dan Sosialisasi H. Tugiyana, S.IP., Kepala Biro Keuangan Drs. H. Maifrizal dan Kabag Set Fraksi/ Kelompok di MPR H. Usep Supriatna.

Kepala Biro Persidangan dan Sosialisasi Tugiyana, selaku pelaksana dan penanggung jawab kegiatan ini menilai, kegiatan sosialisasi dengan metode Pendidikan Bela Negara di Kota Wisata Batu Malang ini secara umum berjalan cukup bagus.

"Kondisi para peserta secara keseluruhan berada dalam keadaan sehat walafiat, dan semangat generasi mudanya cukup tinggi," ungkap Tugiyana.

Dilihat dari sudut pemahaman nilai-nilai Empat Pilar ada peningkatan dibanding sebelum mereka mengikuti sosialisasi.

Tugiyana berharap, setelah para Menwa ini memahami nilai-nilai Empat Pilar, untuk selanjutnya para anggota Menwa ini melakukan di lingkungan kampusnya, di lingkungan masyarakat di sekitar tempat tinggalnya.

"Agar pemahaman nilai-nilai Empat Pilar ini lebih meluas lagi," begitu harapan Tugiyana untuk para peserta. Dan, seluruh kegiatan ditutup Minggu malam (19/11/2017). ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, PON, Olympic, Voli, Metropolitan, Jawa Timur
wwwwww