Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
21 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
21 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
21 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
21 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

Mantan Kader Desak Golkar Pecat Setya Novanto

Mantan Kader Desak Golkar Pecat Setya Novanto
Dok. Azhari/GoNews.co
Rabu, 22 November 2017 14:55 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Sikap tegas mencopot Setya Novanto (Setnov) dari jabatan Ketua Umum Golkar dan juga Ketua DPR RI harus cepat diambil Partai Golkar. Sebab, jika sikap tersebut tidak dilakukan akan berdampak signifikan terhadap perolehan suara pada Pemilu 2019 mendatang.

Penegasan tersebut disampaikan mantan kader Partai Golkar, Ki Sabdo Jagad Royo, menanggapi kabar yang berkembang terkait permintaan Setnov agar dirinya tetap tidak dicopot dari dua jabatan yang dipegangnya.

"Partai Golkar harus segera mencopot Setya Novanto. Ini demi masa depan partai karena tahun depan akan ada Pemilu. Jika sikap tegas untuk  segera mencopot Setya Novanto tidak dilakukan, saya yakin perolehan partai di Pemilu 2019 akan anjlok," ucap Ki Sabdo kepada GoNews.co, di Jakarta, Rabu (22/11/2017).

Menurutnya, pencopotan Setnov juga agar proses hukum dapat berjalan lancar terkait pengusutan kasus korupsi E-KTP.

"Kepastian hukum sangat diharapkan terhadap kasus korupsi E-KTP yang disangkakan, kepada Setnov," tandasnya.

Jika pengusutan kasus korupsi  E KTP kepada Setnov ini tidak berjalan kata dia, hal ini punya dampak lebih luas kepada masalah perekonomian di Indonesia.

"Investor asing akan berfikir lebih panjang untuk melakukan inventasi di Indonesia karena kepastian hukum sulit dipegang," tutur Ki Sabdo. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww