Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
24 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
24 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
7 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
6
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Home  /  Berita  /  Badminton

Catat! Ini Pesan MenpanRB untuk Humas Pemerintah di Seluruh Indonesia

Catat! Ini Pesan MenpanRB untuk Humas Pemerintah di Seluruh Indonesia
MenpanRB, Asman Abrur saat memberikan keterangan pers. (dok. Humas)
Kamis, 23 November 2017 13:10 WIB
PALEMBANG - Semakin banyaknya masyarakat yang melek teknologi informasi, seperti internet dan media sosial, menuntut kepiawaian insan Humas pemerintah untuk terus berinovasi.

Apabila Humas Pemerintah sebagai pengelola informasi dan komunikasi publik, tidak kreatif dan inovatif maka akan ditinggalkan oleh masyarakat.

Demikian dikatakan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Asman Abnur, dalam pembukaan Sinergi Aplikasi Informasi dan Komunikasi Publik (SAIK) Tahun 2017 di Palembang, Rabu (22/11).

"Masyarakat akan lebih menyukai informasi yang berkembang di media sosial atau media digital lainnya yang terkadang tidak jelas sumber dan konteksnya dibanding dengan informasi yang disampaikan oleh Humas Pemerintah," ujarnya melalui pesan Whatsapp kepada GoNews.co, Kamis (23/11/2017).

Karena itu, lanjut Asman, Humas Pemerintah tidak bisa lagi berada di zona nyaman, tetapi harus segera bertransformasi ke zona kompetitif, termasuk menggandeng awak media.

Humas Pemerintah juga tidak bisa lagi terpaku kaku dalam budaya manual, tetapi harus segera bertransformasi ke budaya digital. "Humas Pemerintah tidak bisa lagi mengelola komunikasi publik dengan cara-cara biasa, tetapi harus semakin kreatif dan inovatif," tegasnya.

Ditambahkan, Humas Pemerintah tidak bisa lagi berpuas diri dengan capaian kinerja saat ini, tetapi harus terus memacu diri untuk meningkatkan kapasitas dan kompentensi seiring dengan tuntutan dan perkembangan zaman.

Dalam acara yang dihadiri Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo, R. Niken Widiastuti itu, Menteri Asman mengisyaratkan bahwa sudah saatnya Humas Pemerintah melakukan transformasi digital dalam pendekatan maupun pengelolaan informasi dan komunikasi publik.

Selain itu, pendekatan "one way traffic" yang saat ini masih seringkali dilakukan, saatnya diubah ke pola pendekatan "two way traffic" berbasis elektronik. Hal itu diperlukan agar mampu memenuhi common interest, yakni mempertautkan dan mempertemukan kepentingan pemerintah dan masyarakat secara cepat.

Demikian juga dalam pengelolaan informasi dan komunikasi publik, Humas Pemerintah harus melakukan transformasi dari pengelolaan konvensional ke pengelolaan multidimensional melalui prinsip 3 M, yakni menggunakan multimedia, multichannel dan multiplatform.

Dijelaskan, dalam multimedia, Humas harus mampu menyediakan informasi dalam berbagai format teks, foto, grafis, animasi, maupun audio.

Terkait multichannel, Humas harus mampu memaksimalkan berbagai metode dan kanal distribusi informasi, baik melalui pertemuan fisik, media elektronik, media cetak, media online, maupun media sosial.

Adapun yang dimaksud dengan multiplatform, Humas jangan sungkan lagi untuk menggunakan berbagai tools dan perangkat untuk mengakses dan mendiseminasikan informasi, seperti kertas, komputer, smartphone, tablet dan televisi.

Dikatakan juga bahwa perlu dilakukan terobosan dalam mengkomunikasikan berbagai keberhasilan pemerintah, baik keberhasilan dan capaian kinerja di instansi masing-masing, maupun keberhasilan dan capaian kinerja instansi lainnya, termasuk dalam bidang pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi yang menjadi tugas dan tanggungjawab Kementerian PANRB.

Sebagaimana arahan Presiden, lanjut Menteri, Humas Pemerintah diharapkan mampu mengkomunikasikan dan mendiseminasikan secara efektif berbagai keberhasilan dan capaian kinerja pemerintah.

"Humas Pemerintah harus mampu tampil di depan dalam melakukan 'agenda setting' dan 'framing informasi' di tengah derasnya transformasi digital di berbagai bidang kehidupan," ujar Asman.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Sumatera Selatan
wwwwww