Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
16 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
15 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
15 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
4
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
16 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
5
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
23 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Badminton

Hadapi Guyana, Timnas Minta Dukungan Suporter

Hadapi Guyana, Timnas Minta Dukungan Suporter
Istimewa.
Jum'at, 24 November 2017 15:32 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla berharap penonton dan suporter Indonesia  datang langsung dan memenuhi bangku Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi saat melawan Guyana, Sabtu (25/11/2017) mendatang.

Laga ujicoba internasional ini mempunyai status “FIFA A Match”, yang artinya pertandingan ini punya poin yang bisa mendongkrak posisi Indonesia pada peringkat FIFA.

"Saya harap penonton dan suporter Timnas Indonesia datang langsung dan memenuhi bangku Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi saat kita melawan Guyana. Dukungan mereka sangat membantu dan menambah motivasi pemain agar kami dapat menang melawan Guyana nanti," kata Luis Milla.

Skuat Garuda saat ini tengah berlatih intensif serta fokus untuk melawan negara dari zona CONCACAF dan berperingkat FIFA terakhir 164.

Kemenangan pun dibidik oleh Hansamu Yama dan kawan-kawan di laga internasional yang diselenggarakan oleh PSSI di tahun 2017 ini sebelum mengikuti turnamen 4 negara Aceh World Solidarity Tsunami Cup di awal desember mendatang.

Ajakan serupa juga diucapkan oleh gelandang Timnas Indonesia, Evan Dimas. Pemain asal klub yang baru saja menjadi juara kompetisi Go-Jek Traveloka Liga 1 2017, Bhayangkara FC ini menyebut dukungan langsung suporter sangat berarti baginya.

"Kami para pemain juga ingin para suporter datang langsung serta memenuhi Stadion Patriot Chandrabhaga Bekasi. Bila stadion penuh kami sangat senang dan para pemain mendapat tambahan semangat dan motivasi . Yang jelas kami akan berjuang maksimal nanti di lapangan demi meraih kemenangan atas Guyana," kata Evan.

Laga ini juga secara khusus akan didedikasikan untuk legenda penjaga gawang Persela Lamongan, Choirul Huda. Dan PSSI juga akan memberikan penghargaan kepada para legenda sepak bola Indonesia lainnya yang juga diundang untuk menyaksikan pertandingan ini.

"Jadi, ini akan menjadi hari dan momen yang sangat penting bagi sepak bola nasional. Kami juga mengajak para suporter untuk datang dan menyaksikan momen ini secara langsung ke Stadion,” kata Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria.

Sementara itu, PSSI memberikan spesial diskon kepada pelajar serta mahasiswa yang akan menonton langsung laga ini.  Diskon untuk pelajar atau mahasiswa yakni potongan 10 % dari harga tiket resmi saat pembelian di lokasi pertandingan (stadion). Selain itu, untuk pembelian dari fans dalam skala besar, juga mendapat diskon khusus.

Selain itu, pemindahan lokasi pertandingan, pemilik tiket yang sudah membeli untuk pertandingan Indonesia versus Guyana di Stadion Wibawa Mukti kategori apapun, diberikan keistimewaan upgrading ke kategori diatasnya.

Berikut harga tiket pembelian langsung di hari pertandingan: 

Tribun Selatan: 60.000.

Tribun Utara: 60.000.

Tribun Timur: 80.000

Kategori 1 & 2: 120.000.

VIP Barat: 250.000.

VVIP: 500.000. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww