Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
18 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
18 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
18 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
18 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
18 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
17 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Ekonomi

BM-PAN Abdya: Pemerintah Harus Arahkan Kalangan Muda Berbisnis

BM-PAN Abdya: Pemerintah Harus Arahkan Kalangan Muda Berbisnis
Ketua BM PAN Abdya, Nazli MD
Jum'at, 08 Desember 2017 14:00 WIB

BLANG PIDIE – Perkembangan saat ini harus dibarengi dengan kemajuan para pemuda dalam berwirausaha. Hal tersebut tentu saja harus dimotori oleh Pemerintah.

“Kalau pemerintah lebih berperan aktif,  saya rasa akan tumbuh dan muncul pengusaha muda yang mampu membangkitkan perekonomian, kesejahteraan bagi masyarakat di suatu daerah,” kata Ketua Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM-PAN) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Nazli MD kepada GoAceh, Jumat (8/12/2017).

Disebutkannya, Kabupaten Abdya menjadi salah satu kota yang masih minim akan anak muda yang ingin berbisnis. Pihaknya menilai saat inilah pemerintah memotori pemuda dan pemudi untuk lebih maju dan bangkit dalam dunia usaha.

“Pemuda harus turut dilibatkan serta dalam dunia usaha dan pembangunan di Abdya. Saatnya anak muda difasilitasi dan diberdayakan karena peluang yang bisa diambil oleh pemuda, mulai di tingkat lokal hingga nasional,” kata Nazli.

Saat ini, lanjut Nazli, Pemerintah Abdya sedang menerima seleksi calon tenaga kontrak untuk dipekerjakan pada SKPK yang ada dengan berbagi posisi. “Sehingga mengakibatkan para pemuda lulusan SMA, SMK, sarjana disibukkan oleh persiapan memasukan lamaran ke panitia seleksi. Ini sebagai sebuah fenomena yang sedikit mundur ke belakang,” sebutnya.

Menurutnya, di daerah lain para sarjana lebih aktif menciptakan lapangan kerja, mereka menjadi entrepreneur, industriawan, pebisnis, petani modern. “Namun sangat disayangkan, kita saat ini berlomba-lomba menjadi pegawai kontrak, yang konon katanya mereka dikontrak setahun jika dibutuhkan, tahun depan ikut seleksi lagi,” jelas Nazli.

Pada kesempatan itu, sebagai pemuda Abdya, BM-PAN mengimbau para pemuda untuk terjun ke dunia bisnis di bidang apapun. “Saat ini Abdya butuh para enterpreneur muda untuk mengembalikan julukan sebagai kota dagang. Pemuda Abdya harus jadi pionir sebagai pengusaha di pantai barat Aceh, jangan terlena dengan pekerja di pemerintahan,” kata Nazli. (T Musnizar)

Editor:TAM
Kategori:Ekonomi
wwwwww