Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
19 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
17 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
23 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
19 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  PON

Di Aceh Tenggara, Massa Minta Kejari Tuntaskan 10 Kasus Korupsi

Di Aceh Tenggara, Massa Minta Kejari Tuntaskan 10 Kasus Korupsi
Massa Aliansi Lembaga Bersatu Aceh Tenggara saat berunjuk rasa di gedung DPRK, Sabtu (9/12/2017). [Jufri]
Sabtu, 09 Desember 2017 14:02 WIB
Penulis: Jufri
KUTACANE - Dalam rangka memperingati Hari Anti-Korupsi Sedunia, sejumlah organisasi kemasyarakatan, kemahasiswaan dan pemuda serta LSM yang tergabung dalam Aliansi Lembaga Bersatu di Aceh Tenggara, menggelar aksi damai, Sabtu (9/12/2017). Aksi damai ini berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara dan DPRK setempat.
 

"Meskipun para Aanggota DPRK tak berada di tempat dan karena berada di Medan, namun kami tetap akan melangsungkan aksi ini di depan gedung DPRK hingga tuntas sesuai batas waktu," ujar perwakilan Aliansi Lembaga Bersatu, Jeri Alasta didampingi rekannya Amri Sinulingga dan Zonifar Anggara kepada GoAceh.
 
Para Wakil Rakyat itu cukup melihat aksi damai ini melalui rekaman video atau foto yang dibagikan di Facebook. "Sebab bapak dan ibu dewan yang terhormat lagi bimtek di hotel mewah di Medan. Kami menuntut agar pihak Kejari bila perlu Kejati Aceh untuk segera mengusut kasus dugaan korupsi perjalanan dinas fiktif DPRK," teriak mereka.
 
Secara terpisah informasi dihimpun GoAceh, dalam aksi itu para demonstran meminta dan menuntut agar pihak Kejari setempat untuk segera menuntaskan beberapa kasus dugaan tindak pidana korupsi yang diduga masih mengendap lama.
 
"Seperti kasus perjalanan dinas fiktif DPRK berdasarkan hasil LHP BPK RI, kasus dugaan korupsi bantuan hibah UGL Kutacane, kasus Genre KIT BKKBN, kasus dugaan korupsi dana desa, dan sejumlah kasus dugaan korupsi lainnya," ujar orator lainnya Fachmi Candra.
 
Ada sekitar 10 kasus disampaikan dan diminta harus segera dituntaskan oleh aparat penegak hukum.
 
Amatan GoAceh, massa akhirnya secara tertib membubarkan diri setelah melakukan aksi damai ke Kejari dan DPRK.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:PON
wwwwww