Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
24 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
14 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
3
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
23 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
4
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
7 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
9 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Home  /  Berita  /  Beladiri

Penjambret Beraksi di Pekanbaru, Nenek dan Cucunya yang Masih Kecil Terpental ke Aspal Hingga Luka-luka

Penjambret Beraksi di Pekanbaru, Nenek dan Cucunya yang Masih Kecil Terpental ke Aspal Hingga Luka-luka
Foto sebelah kiri (Atas-bawah) adalah kedua pelaku penjambretan yang diamankan polisi. Foto kanan (Atas-bawah) kondisi nenek dan cucunya yang terluka
Sabtu, 09 Desember 2017 01:34 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Nenek Ros dan cucunya yang masih kecil luka-luka, usai terpental dari sepeda motornya dan menghantam aspal, setelah disasar penjambret di Jalan Melati Ujung, Kelurahan Labuhbaru Timur, Kecamatan Payung Sekaki Pekanbaru, Riau pada Jumat (8/12/2017) malam.

Saat kejadian, Ros sedang mengendarai sepeda motor dan membonceng cucunya yang masih kecil. Tiba-tiba saja muncul dua orang pria tak dikenal dari belakang dan langsung mendekati kendaraan korban. Pelaku juga memakai sepeda motor ketika itu.

Tanpa ampun, penjambret ini merampas tas jinjing milik Ros. Sadar kalau dirinya disasar penjambret, korban pun berupaya sekuat tenaga mempertahankan tas tersebut. Sudah bisa ditebak, Ros kalah tenaga dan akhirnya sepeda motor yang dikendarainya hilang keseimbangan.

Tarik menarik antara korban dan penjambret membuat Ros kewalahan. Ia pun terpental dan jatuh ke aspal bersama sang cucu. Akibatnya, kedua orang ini menderita luka-luka, mulai dari kaki hingga tangan. Lebih kasiannya, aksi kejahatan ini tak menimbang korbannya anak kecil.

Tak cuma luka-luka saja, Ros juga kehilangan tas itu, yang berisikan handphone dan barang berharga lainnya. Kepolisian menaksir, kerugian atas kejadian tersebut diperkirakan Rp1,3 juta.

Belum sempat menikmati hasilnya, penjambret ini pun mendapatkan karma atas perbuatannya. Mereka berhasil ditangkap selang beberapa menit setelah beraksi. Identitas keduanya diketahui berinisial JTW (37 tahun) serta RS (29 tahun).

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Arianto, Sabtu (9/12/2017) dini hari mengatakan, Tim Opsnal yang mendapat informasi soal penjambretan tersebut langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP).

JTW dan rekannya RS pun langsung diamankan tanpa perlawanan. Kepada aparat berwajib, keduanya mengakui perbuatan tersebut. Tak ayal, mereka pun digelandang ke Polresta Pekanbaru untuk diproses lebih lanjut.

Selain keduanya, kepolisian turut mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor yang digunakan penjambret itu dalam beraksi, serta tas jinjing yang dirampas mereka dari Nenek Ros.

"Kita akan kontruksikan sesuai Pasal 365 KUHP terkait aksi kedua pelaku tersebut. Saat ini mereka sudah kita amankan dan lakukan proses selanjutnya," pungkas Kompol Bimo Arianto.

Walhasil, kedua penjambret bertampang bengis itu pun dijebloskan ke sel Polresta Pekanbaru. Tidak dijelaskan oleh pihak kepolisian, terkait sudah berapa kali JTW dan RS melakukan aksi kejahatan serupa di Pekanbaru. ***

Kategori:Olympic, Beladiri
wwwwww