Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
22 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
23 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
19 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
19 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
18 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Ini Perlengkapan Ritual Penggalian Harta Karun yang Berujung Maut

Ini Perlengkapan Ritual Penggalian Harta Karun yang Berujung Maut
Istimewa.
Senin, 11 Desember 2017 14:46 WIB
JAKARTA - Sejumlah perlengkapan ritual ditemukan di lokasi penggalian lubang yang menewaskan tiga orang. Tepatnya di petak 42 lahan Perhutani di Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari. Perlengkapan ritual itu kini diamankan polisi sebagai barang bukti.

"Ada payung model kuno, kendi, cobek yang berisi tumpukan bunga, bendera merah putih, foto Bung Karno, tas dan lainnya. Sudah diamankan kita amankan dan kita serahkan ke Mapolres Jember," kata Kapolsek Mumbulsari AKP Hery Supadmo, Senin (11/12/2017).

Menurut Hery, di sekitar lokasi memang terdapat tanda-tanda adanya aliran kepercayaan. Dari informasi yang dia terima, sebelumnya memang ada semacam ritual. "Dari ritual itulah, kemudian katanya ada wangsit bahwa di lokasi itu terdapat harta karun peninggalan Bung Karno," kata Hery.

Dari wangsit inilah, kemudian dilakukan penggalian. "Yang mengaku mendapat wangsit inilah kemudian meminta warga untuk mencari orang melakukan penggalian," ujar Hery.

Dia menjelaskan, sebenarnya prosesi ritual yang disertai dengan penggalian ini sudah berlangsung hampir satu bulan. Namun karena lokasinya merupakan wilayah Perhutani, pihaknya tidak bisa maksimal dalam melakukan pemantauan.

"Informasinya, pihak perhutani sudah mengingatkan mereka agar tidak melakukan ritual dan hal-hal yang membahayakan. Tapi sepertinya peringatan itu diabaikan. Kalau kami dari kepolisian, ya baru waktu kemarin ada kejadian itu kita mendapat laporan. Sebelumnya kita nggak mendapat informasi. Apalagi itu kan masuk wilayah perhutani," terang Hery.

Saat ini, sambung Hery, kasus tersebut sudah ditangani penyidik Polres Jember. "Untuk proses lidik lebih lanjut silakan langsung ke Polres Jember. Kita melakukan penanganan awal dan membantu jika memang nanti diperlukan," ujar Hery.

Polisi sudah mengamankan dua orang terkait kasus tersebut. Dua orang itu yakni Tomo Ririn, warga Desa Suboh, Kecamatan Pakusari, Jember dan Iwan alias Aji Bagus, warga asal Muncar, Banyuwangi. Hingga pukul 12.50 WIB, keduanya masih berstatus saksi. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:detik.com
Kategori:Badminton, PON, Olympic, DKI Jakarta, Jawa Timur
wwwwww