Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
3
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
4
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
8 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
5
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
6
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
8 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Home  /  Berita  /  PON

Di Depan Tokoh Masyarakat Kuansing, Wabup Halim 'Telanjangi' Bupati Mursini

Di Depan Tokoh Masyarakat Kuansing, Wabup Halim Telanjangi Bupati Mursini
Moderator pisahkan Bupati Kuansing Mursini dan Wabup Halim saat acara Focus Group Discussion (FGD), Rabu (13/12/2017).
Rabu, 13 Desember 2017 15:59 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Mursini mengumpamakan kepemimpinannya seperti berjalan 5 KM dan saat ini baru dijalani 1,5 KM. Hal itu disampaikan Mursini saat membukan Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kuansing, Rabu (13/12/2017).

Kegiatan yang ditaja Bagian Humas Sekretariat Daerah Pemkab Kuansing ini mengangkat tema "Mewujudkan Kabupaten Kuantan Singingi Unggul, Sejahtera dan Agamis".

Setelah pembukaan, moderator yang didatangkan dari Universitas Andalas Padang Prof Asdi Agustar memberikan kesempatan pertama kepada Wakil Bupati Halim sebagai narasumber.

Halim pun langsung membantah pernyataan bupati.

"Kalau bupati menyatakan perjalanan 1,5 Km, kalau menurut saya belum sampai 'sekilo' (1 Km)," ujar Halim di depan pejabat eselon II dan III serta tokoh masyarakat Kuansing dari berbagai elemen.

Halim menegaskan bahwa pemerintah Kabupaten Kuansing belum mensejahterakan rakyat. Ia menilai, kebijakan yang diambil pemerintah tidak berpihak kepada masyarakat.

"Bagaimana masyarakat bisa maju, jika wirausahanya tidak memuaskan. Seperti bantuan bibit sawit yang tidak sesuai standar," ujar Halim.

Dikatakan Halim, dirinya sudah melihat langsung bibit yang didatangkan oleh rekanan. Ia mengaku kecewa dengan bibit tersebut. Padahal, untuk peningkatan perekonomian masyarakat, Pemda sudah menganggarkan sebanyak 150 ribu batang.

"Sebenarnya, target kita itu 300 ribu batang per tahun, tapi hanya terealisasi separohnya," ujar Halim.

Menurut Halim, sektor perkebunan kelapa sawit merupakan unggulan Provinsi Riau dan karena itu masuk dalam program kepemimpinan Mursini - Halim. Tapi, lanjut dia, realisasinya tak memuaskan.

Halim menyatakan kesalahan itu tak terlepas dari dinas terkait yang dinilai tak berani mengambil keputusan. Ia pun berharap Bupati Mursini mengevaluasi OPD terkait.

"Ke depan, kepada pimpinan saya (bupati), agar tegas kepada OPD yang melalaikan tugas. Sebab, mereka sudah disumpah untuk mewujudkan visi misi Kuansing," ujar Halim.***

Kategori:PON
wwwwww