Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  PON

Puskesmas Buket Hagu Temukan Pasien Positif Difteri

Puskesmas Buket Hagu Temukan Pasien Positif Difteri
Kepala Dinkes Aceh Utara, Makhrozal (kanan) saat memeriksa suspek difteri di Kecamatan Lhoksukon, Selasa (19/12/2017). [Ist]
Rabu, 20 Desember 2017 05:07 WIB
Penulis: Riska Silviana

LHOKSUKON – Puskesmas Buket Hagu, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara menemukan adanya pasien positif terkena wabah Difteri di Gampong Alue Eumpok. Pasien itu sudah membaik setelah dirujuk ke RSUD Zainal Abidin, Banda Aceh.

“Pasien yang berusia remaja itu kondisinya mulai membaik setelah dirujuk ke RSUD Zaenal Abidin Banda Aceh. Di bawah Puskesmas Buket Hagu ada dua kasus suspek difteri,” kata Kepala Puskesmas Buket Hagu, Asnani.

Untuk mengatasi suspek difteri itu, pihaknya juga memberikan vaksin difteri kepada 370 warga Gampong Alue Eumpok pada Selasa (19/12/2017) kemarin.

Diberitakan GoAceh sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Utara menemukan 12 kasus suspek difteri di 7 kecamatan. Korban yang terkena wabah suspek difteri itu rata-rata berusia 8 hingga 15 bulan.

Baca: Dinkes Aceh Utara Temukan Gejala Suspek Difteri di 7 Kecamatan Ini

Kepala Dinkes Aceh Utara, Makhrozal kepada GoAceh Senin kemarin mengatakan, sejauh ini belum ada korban jiwa akibat wabah suspek difteri. Beberapa sampel yang ditemukan pada pasien juga sudah dikirim ke laboratorium, namun sebelumnya hasil yang dicek semua negatif.

“Langkah yang kita lakukan selama ini adalah mensosialisasikan kepada masyarakat di desa-desa yang terkena suspek difteri, kita berikan penyuluhan dan kita berikan vaksi kepada anak usia dini,” kata Makhrozal.

Editor:Jamaluddin Idris
Kategori:PON
wwwwww