Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
15 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
20 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Ingin Penuhi Kebutuhan Transportasi Masyarakat ke Daerah Wisata, PT KAI Sumbar Rancang Rute Lubuk Alung-Padangpanjang

Ingin Penuhi Kebutuhan Transportasi Masyarakat ke Daerah Wisata, PT KAI Sumbar Rancang Rute Lubuk Alung-Padangpanjang
Irwandi, Manajer Operasional PT KAI Divre II Sumbar
Rabu, 20 Desember 2017 01:38 WIB
PADANG - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional Sumbar tengah merancang perubahan rute kereta api perintis yang sebelumnya Lubuk Alung-Kayutanam menjadi rute Lubuk Alung-Padangpanjang. Perubahan rute tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang ingin menjadikan kereta api sebagai sarana transportasi menunju distinasi wisata.

"Kami melihat bahwa Padangpanjang melalui wisata Mifan merupakan salah satu destinasi wisata yang selalu dikunjungi masyarakat. Dalam konteks ini PT KAI Divre II Sumbar menyediakan kebutuhan sarana transportasi bagi masyarakat menuju daerah wisata," kata Irwandi, Manajer Operasional PT KAI Divre II Sumbar kepada wartawan, Selasa (19/12/2017).

Diakui Irwandi, untuk mewujudkan rute Lubuk Alung-Padangpanjang memang membutuhkan waktu yang laman. Namun, dalam pertimbangan PT KAI, rute kereta api perintis Lubuk Alung-Padangpanjang adalah sesuatu yang progresif dan akan diterima masyarakat.

"Salah satu evaluasi setahun beroperasinya KA Perintis Lembah Anai adalah perubahan rute. PT KAI akan mengkaji lebih dalam kendati untuk stasiun pemberhentian di Kayutanam sudah disiapkan dengan sasaran masyarakat akan menuju Lembah Anai," tegas Irwandi.

Sekadar informasi, kereta api perintis rute Lubung Alung-Kayutanam sudah beroperasi satu tahun. Sekali perjalanan, kereta itu mampu mengangkut 160 penumpang dengan waktu tempuh 38 menit untuk jarak tempuh sekitar 20 km.

KA Perintis Lembah Anai menerapkan tiket dengan harga yang relatif murah untuk masyarakat, yakni Rp 3.000. Tarif murah tersebut untuk menarik minat masyarakat agar bersedia naik kereta api sebagai salah satu sarana transportasi mereka.

Menurut Irwandi, antusias masyarakat menggunakan KA perintis rute Lubuk Alung-Kayutanam sebetulnya masih cukup tinggi. Hal ini dibuktikan dengan tidak adanya pengurangan jadwal perjalanan yang masih empat kali.

Jadwal keberangkatan KA 1 rute Kayutanam-Lubukalung berangkat dari Stasiun Kayutanam pukul 09.00 WIB dan tiba di Stasiun Lubukalung pukul 09.40 WIB. Sedangkan KA 2 rute Lubukalung-Kayutanam berangkat dari Stasiun Lubukalung pukul 10.15 WIB dan sampai di Kayutanam jam 10.55.

Lalu KA 3 rute Kayutanam-Lubukalung berangkat dari Kayutanam jam 14.05 WIB dan sampai di Lubukalung pukul 14.45 WIB. Kemudian yang terakhir KA 4 rute Lubukalung-Kayutanam berangkat dari Lubukalung pukul 15.15 WIB dan tiba di Kayutanam pukul 15.55 WIB.(***)

Editor:Agib Noerman
Kategori:PON, Lingkungan
wwwwww