Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
18 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
18 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
8 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
17 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
18 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
18 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  PON

Buwas Sebut 5 Gerbang Utama Narkoba Masuk RI, Termasuk Aceh

Buwas Sebut 5 Gerbang Utama Narkoba Masuk RI, Termasuk Aceh
Kepala BNN Pusat, Budi Waseso (kanan) saat Deklarasi Pemuda Aceh Antinarkoba di Mapolda Aceh, Rabu (20/12/2017)
Kamis, 21 Desember 2017 08:32 WIB

BANDA ACEH – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat, Budi Waseso saat Deklarasi Pemuda Aceh Antinarkoba di Mapolda Aceh, Rabu (20/12/2017) kemarin menyebutkan perairan Aceh bersama empat provinsi lain menjadi pintu masuk utama narkoba ke Indonesia.

 

 

 

 

Dalam kegiatan itu, Kepala BNN Pusat Budi Waseso, yang hadir langsung ke Mapolda Aceh juga menandatangani kerja sama pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika, dengan kampus Unsiyiah dan UIN Ar-Raniry.

Budi Waseso menyebutkan, deklarasi masyarakat yang diwakili oleh pemuda tersebut, merupakan sebuah ikrar keseriusan masyarakat (Aceh) dalam memberantas narkoba. “Ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Aceh dalam menyelamatkan generasinya” ujar Buwas, sapaan Budi Waseso.

Buwas mengatakan, Aceh merupakan salah satu wilayah yang diincar pengedar narkoba jaringan internasional. Buwas mengajak, seluruh masyarakat Aceh bisa sesuara untuk melawan dan ikut memberantas jaringan tersebut sehingga peluang masuknya narkotika ke Aceh bisa terputus. “Kita harus lawan mereka,” katanya.

Jelang pergantian tahun, BNN telah mengendus bahwa banyak narkoba dengan skala besar dari luar negeri telah menebus Indonesia. Narkoba ragam jenis tersebut merupakan suplay besar jelang Natal dan Tahun Baru.

Sebagaian besar masuknya narkotika itu, aku Buwas adalah lewat jalur perairan. Selain dari Aceh, ada beberapa daerah lain yang  biasanya dipakai sebagai jalur masuk, yaitu Sumatera Utara (Sumut), Kepulauan Riau (Kepri), Jakarta, dan Kalimantan Timur (Kaltim).

Buwas menyebutkan, untuk mempermudah pemberantasan narkotika, BNN terus membangun sinergitas dengan semua masyarakat dan pemuda, dan bekerjasama dengan TNI, Polri serta Bea Cukai. “Meski sudah masuk, kita antisipasi narkoba itu tidak beredar,” kata  Budi Waseso.

Dalam deklarasi tersebut, ikut pula para mahasiswa, pelajar, organisasi mahasiswa dan pemuda serta Pemerintah Aceh yang diwakili oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Mulyadi Nurdin.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:PON, Aceh
wwwwww