Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
21 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
21 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
10 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  PON

Cegah Difteri, Anggota Polres Lhokseumawe Divaksin

Cegah Difteri, Anggota Polres Lhokseumawe Divaksin
Waka Polres Lhokseumawe Kompol Imam Asfali saat disuntik vaksin di gedung olahraga Mapolres setempat, Kamis (21/12/2017). [Sarina]
Kamis, 21 Desember 2017 12:03 WIB
Penulis: Sarina

LHOKSEUMAWE - Sebanyak 583 anggota Polres Lhokseumawe mengikuti penyuntikan vaksin di gedung olahraga Mapolres setempat, Kamis (21/12/2017). Penyuntikan itu dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mencegah penyakit difteri.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman mengatakan, penyuntikan terhadap seluruh personel sebagai antisipasi dan pencegahan terhadap penyakit difteri tersebut. Meskipun saat ini belum ada personel yang terjangkit penyakit menular itu. 

"Aceh merupakan nomor dua kejadian luar biasa (KLB) difteri di Indonesia, oleh karena itu untuk meminimalisir berkembang penyakit difteri, kita lakukan penyuntikan vaksin terhadap anggota," katanya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Machrozal mengatakan, di wilayah Aceh Utara terdapat 12 kasus, namun yang positif terkena penyakit difteri cuma satu kasus, sementara 11 lainnya hasil pemeriksaannya negatif. 

"Untuk pasokan obat vaksinasinya Alhamdulillah masih mencukupi, oleh karena itu kita dari Dinas Kesehatan Aceh Utara dan Lhokseumawe, melakukan sosialisasi dan juga vaksinasi di setiap perkampungan, supaya masyarakat menyadari bahaya penyakit tersebut," katanya. 

Machrozal menambahkan, penyakit difteri terjadi akibat infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium. Gejalanya berupa sakit tenggorokan, demam, dan terbentuknya lapisan di amandel dan tenggorokan. Bakteri penyebabpenyakit ini menghasilkan racun yang berbahaya jika menyebar ke bagian tubuh lain. 

"Penyakit ini juga akan menular melalui bersin, batuk dan juga liur si penderita. Oleh karena itu, kita mengimbau kepada seluruh masyarakat supaya melakukan vaksinasi terhadap anak sejak dini untuk pencegahan," imbaunya. 

Pantauan GoAceh, vaksinasi yang digelar di Mapolres tersebut dilaksanakan langsung oleh Dinas Kesehatan Lhokseumawe dan Aceh Utara. Selain jajaran Polres Lhokseumawe yang disuntik, sejumlah wartawan juga ikut penyuntikan vaksin itu.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:PON
wwwwww