Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
3
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
4
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
9 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Beladiri

Kurir 6,6 Kg Sabu yang Ditangkap di Bandara SSK II Pekanbaru Dikendalikan dari Lampung dan Bandung

Kurir 6,6 Kg Sabu yang Ditangkap di Bandara SSK II Pekanbaru Dikendalikan dari Lampung dan Bandung
Tersangka penyelundup Sabu di Bandara SSK II Pekanbaru (Foto: Chairul Hadi)
Kamis, 21 Desember 2017 16:43 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Polresta Pekanbaru sedang mendalami jaringan dari enam tersangka, yang ditangkap setelah ketahuan menyelundupkan Narkoba jenis Sabu senilai Rp6,6 Miliar di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK II), beberapa waktu lalu.

Diketahui, enam orang itu dalam jaringan yang sama. Bahkan modusnya menyusupkan serbuk haram tersebut serupa, dengan disembunyikan di selangkangan. Identitas mereka antara lain berinisial GN, SM, FR, MN, MEF serta MSZ.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto, Kamis (21/12/2017) siang mengungkapkan, penyidikan perkara ini tidak hanya dilakukan di Pekanbaru, melainkan di daerah lain di Pulau Jawa dan Sulawesi. Ditenggarai, ini adalah jaringan besar alias kakap.

"Kita masih dalami, mereka (Enam tersangka, red) ini kurir. Kita lacak pendistribusian atau penerima barangnya. CCTv juga sudah kita buka (Cek, red). Tim juga sedang bekerja untuk menentukan jaringan yang terlibat," yakin Kombes Susanto.

Dipastikannya, keenam Kurir tersebut bukan dikendalikan oleh jaringan di Pekanbaru. Dia membeberkan, komplotan tersebut dikendalikan oleh jaringan di Lampung dan Bandung. Bahkan asal para tersangka bukan berdomisili di Pekanbaru.

"Ini bukan jaringan Pekanbaru. Pengendalinya di Lampung dan Bandung, dan mereka (Kurir, red) bukan warga Pekanbaru. Mereka hanya Kurir. Pengakuannya diupah Rp12 juta per/plastik. Walau berbeda hari (Penangkapan), jaringannya sama," yakin dia.

Adapun cara transaksinya, lengkap Kombes Susanto, bukan dengan hand to hand alias dari tangan ke tangan. "Jadi penerima barang bukan dengan cara hand to hand, caranya barang (Narkoba) ditaruh disuatu tempat lalu diambil," singkatnya.

Diberitakan GoRiau.com sebelumnya, pada Jumat 1 Desember 2017 lalu, Avsec Bandara SSK II Pekanbaru menangkap empat orang (GN, SM, FR dan MN) yang menyelundupkan sekitar lima Kilogram lebih Sabu-sabu diselangkangan.

Selang sepekan, tepatnya 7 Desember 2017 giliran dua tersangka berinisial MEF dan MSZ diciduk oleh pengamanan Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Dari mereka disita satu kilogram lebih Narkoba jenis Sabu-sabu. Modusnya juga sama, disembunyikan di selangkangan. ***

Kategori:Beladiri
wwwwww