Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
21 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
20 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Durian Asal Tangse dan Timang Gajah Banjiri Bireuen

Durian Asal Tangse dan Timang Gajah Banjiri Bireuen
Pedagang durian saat melayani pembeli di kawasan Jalan Langgar Square, Kabupaten Bireuen, Selasa (26/12/2017). [Joniful Bahri]
Selasa, 26 Desember 2017 17:57 WIB
Penulis: Joniful Bahri

BIREUEN – Buah durian asal Tangse, Kabupaten Pidie dan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah sejak sebulan terakhir membludak di Kabupaten Bireuen, Selasa (26/12/2017). Harga durian ini dijual bervariasi, namun mahal-mahal.

Di Breuen, durian asal dua daerah itu banyak terlihat dijual di kawasan Kecamatan Kota Juang. Harganya berbeda-beda. Mulai dari ukuran kecil Rp15 ribu hingga ukuran sedang Rp40 ribu dan ukuran besar Rp75 ribu.

“Harga semacam ini tergolong mahal kalau dibanding tahun lalu. Ini akibat pasokannya sedikit dan barangnya berasal luar kabupaten,” ujar seorang pedagang di Jalan Langgar Square, Ridwan kepada GoAceh.

Biasanya, kata pedagang itu, harga jual buah durian tidak terlalu tinggi dan mampu dijangkau oleh pembeli, apalagi sedang musim durian serentak di beberapa daerah.

Editor:Jamaluddin Idris
Kategori:Ekonomi
wwwwww