Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
24 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
2
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
3
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
4
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
7 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
5
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Meresahkan Warga, Pria Berarit Diringkus Polisi

Meresahkan Warga, Pria Berarit Diringkus Polisi
Doni Hutabarat, pria yang kerap meresahkan warga karena sering mengancam dengan arit setelah diamankan petugas Polsek Sunggal, Selasa (26/12/2017)
Selasa, 26 Desember 2017 21:29 WIB
MEDAN - Doni Hutabarat alias Doni sudah sering buat onar di lingkungan tempat tinggalnya di Jalan Setia Budi, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Sunggal. Pria berusia 34 tahun ini kerap mengancam warga dengan arit apabila kehendaknya tak dituruti.

Terakhir kali, Doni nyaris menebas korbannya Putra Bangun (35). Saat itu, Doni mendatangi korban sembari meminta handphone yang dipegang Putra.

Karena khawatir dibawa kabur, Putra tak mau memberikan ponsel kesayangannya. Kemudian, Doni pun mengamuk dan mengayunkan aritnya ke arah Putra sembari maki-maki.

"Sudah banyak warga yang resah dengan tingkah tersangka ini. Lantaran membahayakan, ia kami tangkap di seputaran tempat tinggalnya," kata Kapolsek Sunggal, Kompol Wira Prayatna, Selasa (26/12/2017) sore.

Wira mengatakan, pihaknya menyita satu buah arit yang kerap digunakan untuk mengancam masyarakat. Terkait kasus ini, korbannya pun sudah diarahkan membuat laporan.

"Tersangka saat ini masih kami mintai keterangannya. Korbannya pun sudah melapor secara resmi dan masih kami BAP," ungkap mantan Kapolsek Delitua ini.

Editor:Fatih
Sumber:tribun medan
Kategori:Sumatera Utara, Beladiri, Olympic, PON
wwwwww