Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
19 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
19 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
19 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
19 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
19 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Operator Crane Tewas Tersengat Listrik Tegangan Tinggi

Operator Crane Tewas Tersengat Listrik Tegangan Tinggi
Selasa, 26 Desember 2017 16:17 WIB
DAIRI – Seorang operator crane yang tengah mengerjakan proyek gorong-gorong tewas mengenaskan dengan kondisi seluruh tubuh hangus di Jalan Negara, KM20, persisnya di Lae Leam, Desa Surung Mersada, Kecamatan Kerajaan, Kabupaten Pakpak Bharat, Sabtu (23/12/2017) sekira pukul 09.30.

Operator nahas tersebut adalah Albert Sinurat (48), warga Jalan Letnan Umar Baki, Lingkungan 8 Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, tewas terbakar. Seorang temannya, Sapi’i (25), juga warga Binjai, kini dalam kondisi kritis.

Informasi yang diperoleh di lokasi, saat itu peristiwa maut itu terjadi saat mengerjakan proyek pembangunan jalan dan drainase di ruas jalan tersebut.
Penggunaan crane pada proyek pemerintah yang dikerjakan oleh rekanan itu, bertujuan untuk memindahkan rangkaian gorong-gorong. Tiba-tiba, saat mengangkat gorong-gorong tersebut, ujung crane menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi. Sentuhan besi dengan kabel langsung menyebabkan kobaran api yang disusul ledakan.

Beberapa saat kemudian, mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi memadamkan Si Jago Merah.

Kapolres Pakpak Bharat, AKBP Ganda Saragih saat dikonfirmasi Metro24Jam di Salak, membenarkan kejadian tersebut.

“Satu orang tewas, 2 luka-luka. Korban dibawa ke Puskesmas Sukaramai. Sedang diselidiki apakah ada faktor kelalaian kerja atau hal lainnya. Info detail akan disampaikan kemudian,” kata Saragih didampingi Kasat Reskrim Alexader Piliang dan Kanit Tipikor Ipda Donal Tambunan.

Editor:Fatih
Sumber:metro24jam
Kategori:Sumatera Utara, Olympic, PON
wwwwww