Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
15 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
14 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
14 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
5
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
15 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Badminton

Isi Libur Panjang Mahyudin Berburu Durian Jatuh Di Desa Bi'ih Kalsel

Isi Libur Panjang Mahyudin Berburu Durian Jatuh Di Desa Biih Kalsel
Istimewa.
Rabu, 27 Desember 2017 17:40 WIB
BANJAR - Mengisi libur panjang akhir tahun 2017 Wakil Ketua MPR RI Mahyudin menghabiskannya di Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan bersama rekan-rekannya alumni SMAN 2 Tanjung.

Di sana, tepatnya di desa Bi'ih, Senin (25/12) Mahyudin berwisata agro berburu durian jatuh di awal musim buah ini.

"Menunggu durian masak pohon jatuh ke tanah di pondokan dan langsung dinikmati. Seru! Rasanya lebih enak dan sensasional,” ujar mantan Bupati Kutai Timur ini.

Bukan tanpa alasan, Mahyudin bahkan rela tidur di pondokan kebun durian yang dingin dan gelap.

"Di desa ini terkenal Durian Penyengat. Juara ke-2 Durian tingkat Nasional. Rasanya benar-benar nikmat,” kata legislator Golkar asal dapil Kaltim-Kaltara ini.

Namun, Mahyudin menyayangkan pohon-pohon durian di kebun itu banyak yang sudah tua. “Mayoritas pohonnya sudah tua, jadi buahnya tak banyak. Perlu perhatian dinas perkebunan pemkab setempat untuk pembibitan dan pelestariannya.” ujarnya.

Mahyudin juga sangat mengapresiasi upaya warga desa Bi’ih yang berinovasi menyiapkan kebun-kebun durian warga menjadi destinasi wisata agro. “Hebat! Biasanya mereka bawa langsung buah-buah durian ke pasar. Kini wisatawan yang datang ke desa mereka untuk mencicipi durian khasnya. Perekonomian warga jadi hidup. Dan saya bangga Desa Bi’ih kini jadi destinasi wisata baik turis lokal maupun mancanegara,” pujinya.

Mahyudin melihat hal tersebut harus menjadi perhatian para pemangku kepentingan. Mengingat makin antusiasnya animo masyarakat yang ingin berwisata ke desa Bi’ih, terutama perlu peningkatan kualitas fasilitas bagi para wisatawan.

“Saya rasa itu bisa jadi peluang investasi yang menarik. Contohnya, pemerintah bisa memberdayakan masyarakat menyediakan saung-saung penginapan yang layak, memperbaiki akses jalan yang baik dan menata kedai-kedai cinderamata yang menarik,” sarannya. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, Kalimantan Selatan
wwwwww