Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
15 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
14 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
14 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
4
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
5
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
15 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Palembang Optimistis Jadi Tuan Rumah MotoGP 2019

Palembang Optimistis Jadi Tuan Rumah MotoGP 2019
Sketsa Sirkuit Jakabaring Palembang yang rencananya bakal siap menggelar MotoGP 2019. [dok. Speedweek]
Rabu, 27 Desember 2017 21:21 WIB

PALEMBANG - Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin optimistis Palembang bisa menjadi tuan rumah MotoGP pada 2019. Sebab banyak hal yang sudah dilakukan, terutama dalam mendatangkan investor untuk menggelar ajang balap motor paling bergengsi itu.

"MotoGP ini memang luar biasa berat. Mengapa? Karena kami tidak punya uang. Andai saja diminta empat tahun lalu, tentunya tidak jadi masalah," kata Alex di Griya Agung Palembang, Rabu (27/12/2017), seperti dinukil dari Antara.

Palembang - Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin optimistis Palembang bisa menjadi tuan rumah MotoGP pada 2019. Sebab banyak hal yang sudah dilakukan, terutama dalam mendatangkan investor untuk menggelar ajang balap motor paling bergengsi itu.

"MotoGP ini memang luar biasa berat. Mengapa? Karena kami tidak punya uang. Andai saja diminta empat tahun lalu, tentunya tidak jadi masalah," kata Alex di Griya Agung Palembang, Rabu (27/12/2017), seperti dinukil dari Antara.

Teranyar, Alex menegaskan tidak masalah jika ada investor yang menginginkan satu kawasan di Jakabaring untuk sekaligus membangun hotel, lapangan golf, wahana hiburan, dan lainnya. "Tidak ada masalah asalkan hitung-hitungannya jelas," ujar Alex.

Awal 2018

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Sumsel Basyarrudin mengatakan pihaknya akan kembali mengajukan untuk menjadi tuan rumah MotoGP 2019. "Kami telah memiliki konsultan asal Jerman, Hermann Tilke. Bahkan, kami juga sudah punya desain untuk sirkuit tersebut," ucapnya pada November lalu.

Ia bahkan menyebut rencana pembangunan Sirkuit Jakabaring telah masuk tahap detail engineering design. Saat ini, lanjutnya, pihak pemerintah daerah hanya perlu mencari sponsor atau investor untuk melakukan proses pembangunan.

"Kami telah memiliki approval dari Dorna selaku penyelenggara. Namun, kami belum bisa memastikan kapan pembangunan dimulai karena harus menunggu investor," imbuhnya.

Tiga Kawasan

Pemprov Sumsel boleh saja mengklaim bisa menjadi tuan rumah MotoGP 2019. Namun otoritas penyelenggara MotoGP, Dorna Sports, hingga kini belum memberikan rilis resmi perihal tempat pelaksanaan ajang tersebut pada dua tahun mendatang.

Meski sudah ada petunjuk lewat Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bahwa MotoGP akan digelar di Indonesia. Tapi, ada tiga tempat yang terus menjadi kajian Dorna Sport, yakni kawasan wisata Mandalika, Palembang, dan Sentul.

Editor:Jamaluddin Idris
Sumber:Liputan6.com
Kategori:PON, Non Olympic
wwwwww