Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
12 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
11 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
11 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
11 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Sampai di Maluku Utara, Oesman Sapta Disambut Tarian Soya-Soya Ternate

Sampai di Maluku Utara, Oesman Sapta Disambut Tarian Soya-Soya Ternate
Istimewa.
Rabu, 27 Desember 2017 11:39 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI, Oesman Sapta, Selasa malam (26/12/2017) sekitar pukul 19.45 WIT mendarat di Bandara Sultan Babullah Ternate, Maluku Utara.

Begitu tiba Oesman Sapta yang juga Ketua DPD RI langsung disambut tarian Soya-soya, sebuah tarian adat Ternate dalam menyambut tamu kehormatan yang pertama kali menjejakkan kakinya di Ternate.

Tarian ini dibawakan oleh tujuh orang penari laki-laki, yang dalam sejarahnya Soya-Soya adalah tari perang.

Para penari yang diiringi tetabuhan kemudian mengantarkan tamu kehormatannya, Oesman Sapta, menuju ke kursi beralaskan kain putih.

Oesman Sapta kemudian dipersilahkan duduk di kursi, dan di sini sang tamu kehormatan sedangkan mengikuti ritual Jokokaha, yang berarti jejak tanah.

Untuk upacara ini dibantu oleh empat orang puteri Ternate yang mengenakan pakaian adat. Ritual ini diakhiri pembacaan Rorosa (doa) yang dipimpin oleh tokoh adat Ternate asal Sumatera Barat, Supriyadi.

Dengan berakhirnya ritual ini maka Oesman Sapta secara resmi memulai aktivitasnya selama kunjungan dua harinya di Ternate.

Kunjungan kerjanya kali ini, Oso mengawali dengan kegiatan perayaan Natal di Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH) Jemaat Ebeen Haezer di Jl. Arnold Monotutu Kota Ternate.

Di gereja ini, Oesman Sapta disambut oleh pendeta Abraham Ugu dan para jemaat gereja.

Usai mengikuti acara itu, kepada para wartawan Oesman Sapta menegaskan, pada waktu bangsa ini berjuang di pentas1945 tidak ditanya apa agamamu, apa warna kulitmu, apa asal usulmu.

Tapi yang ada, menurut Oesman Sapta, satu keputusan rakyat Indonesia tidak mau dijajah dan mau merdeka. "Jadi, semuanya berjuang untuk kemerdekaan Indonesia," tegas Oesman Sapta.

Besok, sepanjang hari Rabu (27/12/2017), Oesman Sapta masih melakukan serangkaian acara di Ternate, antara lain mengunjungi beberapa pasar dan bertatap muka dengan para pedang di sana. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, Maluku Utara
wwwwww