Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
17 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
16 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
16 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
4
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
17 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
5
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
24 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
22 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Pasca Sinabung Meletus Besar, Berastagi Hujan Lumpur

Pasca Sinabung Meletus Besar, Berastagi Hujan Lumpur
Kamis, 28 Desember 2017 08:01 WIB

Tanah Karo-Gunung Sinabung di Kabupaten Karo kembali meletus pada Rabu (27/12/2017). Letusan gunung tersebut mengeluarkan material debu vulkanik berwarna coklat gelap yang terlihat jelas dari Kota Berastagi dan sekitar kecamatan lainnya.

Berdasarkan Informasi yang dihimpun dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang bertempat di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, terjadi erupsi disertai awan panas guguran gunung api sinabung dengan tinggi kolom abu tertutup kabut dan jarak luncur 3.500 meter ke Tenggara-Timur dan 4600 meter ke arah Selatan-Tenggara. Sementara arah angin bergerak ke Timur-Tenggara.

Amatan Medanbisnisdaily.com di lapangan, di Kota Berastagi dan sejumlah kecamatan tetangga seperti Kecamatan Merdeka, Naman Teran dan Simpang Empat, material debu vulkanik yang turun seiring dengan intensitas hujan sedang menyebabkan terjadinya hujan lumpur. Campuran air hujan dengan debu vulkanik terlihat menjadi keruh dan licin. Lahan pertanian warga juga dipastikan terancam rusak akibat hujan lumpur vulkanik ini.

"Diharapkan masyarakat yang terdampak erupsi agar selalu berhati-hati terutama hindari zona merah. Potensi masih selalu ada," ujar Kepala PPGA Armen Putra.

Sementara itu, Dandim 0205/TK Letkol Inf Taufik Rizal Batubara saat dikonfirmasi mengatakan, sudah memerintahkan jajarannya untuk menjaga setiap akses masuk ke dalam zona merah Gunung Sinabung.

Editor:Wen
Sumber:medanbisnis
Kategori:Sumatera Utara, Olympic
wwwwww