Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
18 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
16 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
12 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
16 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
13 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
20 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Waduh, Anggota DPR F-Golkar Ini Banting Pintu saat Ditanya Aliran Dana e-KTP

Waduh, Anggota DPR F-Golkar Ini Banting Pintu saat Ditanya Aliran Dana e-KTP
Istimewa.
Kamis, 11 Januari 2018 15:41 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar Melchias Marcus Mekeng hari ini (11/1) menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ketua Komisi XI DPR itu menjadi saksi bagi rekannya di Golkar, Markus Nari yang menjadi tersangka kasus korupsi e-KTP.

Mekeng mengatakan, dirinya pada pemeriksaan itu ditanya soal tugas dan tanggung jawabnya selaku ketua Badan Anggaran DPR 2009-2012. “Ya saya jelaskan sesuai UU yang ada," ujarnya kepada wartawan di KPK.

Hanya saja, Mekeng mengaku tak mengenal Markus Nari meski sama-sama legislator Golkar 2009-2014. “Saya kan enggak satu komisi sama dia, jadi saya nggak tahu dan enggak kenal dia," ucapnya.

Namun, Mekeng terlihat jengkel ketika ditanya soal dugaan bahwa dirinya menerima aliran uang USD 1,4 juta. Nama Mekeng tertulis menerima USD 1,4 juta terkait perencanaan proyek e-KTP sebagaimana tertuang dalam dakwaan terhadap dua mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Irman dan Sugiharto.

Politikus asal Nusa Tenggara Timur (NTT) itu pun bergegas menuju mobil yang menjemputnya. Bahkan, Mekeng terlihat membanting pintu dengan keras daat sudah berada di dalam mobil yang ditumpanginya. ***

wwwwww