Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
21 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
15 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
18 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
18 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
15 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
22 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

OSO: Pak Wiranto Tak Akan Setuju Saya Dipecat Segelintir Pengurus Hanura

OSO: Pak Wiranto Tak Akan Setuju Saya Dipecat Segelintir Pengurus Hanura
Konfrensi Pers kubu OSO di Hotel Manhattan Kuningan.
Senin, 15 Januari 2018 14:26 WIB
JAKARTA - Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) meyakini Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto tidak akan setuju dengan segelintir pengurus partai yang menggelar rapat di Hotel Ambhara.

Seperti diketahui, pagi tadi sejumlah pengurus Hanura memberhentikan sepihak OSO dari jabatannya.

Pemecatan itu disebut-sebut atas dasar permintaan dari 27 DPD dan lebih dari 400 DPC.

"Pasti Pak Wiranto enggak setuju. Kenapa? Enggak ada dasar untuk memecat saya. Kalau dia setuju pecat, saya pecat balik," ujar OSO di Hotel Manhattan, Jakarta, Senin (15/1/2018).

Ia meyakini tokoh sekaliber Wiranto mengerti cara menjalankan organisasi partai politik yang baik.

Oleh kerena itu, ia percaya Wiranto tidak akan membenarkan pergantian ketua umum tanpa mengacu kepada AD/ART partai.

Apalagi, ucap OSO, orang yang memintanya memegang mandat sebagai Ketua Umum Hanura, tak lain dan tak bulan ialah Wiranto.

Bahkan kata dia, Wiranto sampai 3 kali meminta hal tersebut.

Awalnya tutur OSO, ia sempat menolak menjadi Ketum Hanura menggantikan Wiranto yang ditunjuk Presiden Joko Widodo menjadi Menkopolhukam.

"Kemarin saya bertemu (dengan Wiranto) dan saya jelaskan ini. Saya percaya bahwa Pak Wiranto tidak akan merubah pikirannya," kata OSO.

Sebelumnya, sejumlah pengurus Partai Hanura mengadakan rapat di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan, Senin (15/1/2018).

Rapat memutuskan untuk memberhentian OSO dari jabatannya atas dasar permintaan dari 27 DPD dan lebih dari 400 DPC yang menyampaikan mosi tidak percaya.

Wakil Ketua Umum Partai Hanura Marsekal Madya (Purn) Daryatmo ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Kompas.com
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww