Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
20 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
20 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

Sekjen Hanura Klaim ada 27 DPD yang Ikut Teken Mosi Tak Percaya Terhadap OSO

Sekjen Hanura Klaim ada 27 DPD yang Ikut Teken Mosi Tak Percaya Terhadap OSO
Istimewa.
Senin, 15 Januari 2018 10:35 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Sekjen Hanura Sarifuddin Sudding menjelaskan alasan partai memecat Oesman Sapta Odang (OSO) dari kursi ketum.

Pemecatan berdasarkan mosi tak percaya dari pengurus tingkat daerah."Mosi tidak percaya yang ada di Dewan Pembina dan rangkapnya di pengurus harian itu 27 DPD Partai Hanura se-Indonesia," ucap Sudding saat jumpa pers di Hotel Ambhara, Blok M, Jakarta Selatan, Senin (15/1/2018).

"Lalu ada 400 sekian tingkat Dewan Pimpinan cabang Kabupaten/Kota," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPP Hanura Dossy Iskandar menjelaskan akan ada munaslub Hanura untuk menunjuk ketum definitif. Pengurus kubu Hotel Ambhara saat ini menunjuk Marsdya (Purn) Daryanto sebagai Plt Ketum.

Lebih lanjut, Dossy menyebut OSO sudah melakukan aneka pelanggaran sehingga dipecat. Salah satunya karena memecat pengurus DPD Hanura tanpa melalui mekanisme partai.

"Pelanggaran cukup banyak dan kami memandang setelah dipaparkan tadi, salah satunya memberhentikan DPD, ada pengganti yang tidak melalui mekanisme. Cukup banyak," sebut Dossy.

Sementara itu, pengurus Hanura kubu Hotel Manhattan juga akan menggelar rapat hari ini. Belum tahu apakah rapat juga membahas soal pemecatan.***

Sumber:detik.com
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww