Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
11 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
3
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
10 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
10 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
11 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  PON

Erosi Sungai Krueng Tingkeum Capai 200 Meter

Erosi Sungai Krueng Tingkeum Capai 200 Meter
Kondisi tebing Krueng Tingkeum di Gampong Blang Mee, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Selasa (16/1/2018). [Ist]
Selasa, 16 Januari 2018 19:31 WIB
Penulis: Joniful Bahri
BIREUEN - Akibat diterjang banjir, erosi tebing Krueng Tingkeum di Gampong Blang Mee, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen meluas hingga 200 meter.

Pantauan GoAceh, tebing sungai ini nyaris amblas. Selain kebun warga, erosi itu juga mengancam sumur PDAM di kawasan tersebut.

Direktur PDAM Krueng Peusangan Bireuen, Isfadli juga mengakui khawatir akan erosi ini.

"Sumur Intake PDAM Krueng Peusangan di Blang Mee ini merupakan sumber utama air bersih bagi kebutuhan masyarakat. Jika sumur Intake ini amblas ke sungai, maka 5000 pelanggan PDAM terancam putus suplai air bersih,” kata Isfadli kepada GoAceh, Selasa (16/1/2018).

Dia mengatakan, untuk menanggulangi erosi ini, Dinas Pengairan Provinsi Aceh sebaiknya segera memperbaiki tebing sungai itu. Sebab, ujar dia, erosi ini akan berakibat fatal terhadap suplai air bersih.

“Bila sumur Intake PDAM ini dibangun kembali, maka butuhkan biaya besar dan tidak  dapat dibangun dalam waktu segera,” sebut Isfadli.

Tak hanya itu, erosi tersebut dikhawatirkan juga bakal mengancam Water Intake PT Arun dan PT PIM.

“Saat ini sebagian tebing sungai sudah mulai amblas dan ini butuh penanganan  sesegera mungkin, sehingga erosi sungai Krueng Tingkeum, Kutablang pasca banjir beberapa bulan lalu tak meluas,” ujarnya lagi.

Editor:Jamaluddin Idris
Kategori:PON
wwwwww