Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
23 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
23 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
7 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
6
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Home  /  Berita  /  Riau

Ratusan Orang Diduga Jadi Korban Penipuan, Polda Riau Buka Posko Pengaduan Disetiap Polres Terkait Kasus Travel Umrah JPW

Ratusan Orang Diduga Jadi Korban Penipuan, Polda Riau Buka Posko Pengaduan Disetiap Polres Terkait Kasus Travel Umrah JPW
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Hadi Poerwanto (Foto: Chairul Hadi/GoRiau)
Selasa, 16 Januari 2018 16:48 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau, membuka Posko pengaduan bagi masyarakat yang diduga jadi korban penipuan karena gagal berangkat umrah oleh pihak Travel JPW. Posko pengaduan ini juga dibuka disetiap Polres di Provinsi Riau.

Dengan begitu, masyarakat di Kabupaten (Daerah, red) yang turut jadi korban dugaan penipuan oleh travel JPW bisa mengadu ke pihak berwajib, tanpa jauh-jauh ke Polda Riau yang bermarkas di Kota Pekanbaru. Nanti pengaduan ini akan diteruskan ke Direktorat Reskrimum.

Selain itu, tujuan adanya Posko pengaduan agar para korban calon jemaah umrah dapat leluasa memberikan laporannya kepada kepolisian dan dapat berkoordinasi langsung dengan kepolisian terdekat. Dibukanya Posko tersebut merupakan intruksi dari Kapolda Riau Irjen Nandang.

Direktur Reskrimum Polda Riau Kombes Hadi Poerwanto menuturkan, Posko pengaduan ini cukup efektif. Bahkan sudah ada Polres yang menerima aduan tersebut dari masyarakat. "Kemarin seperti di Kepulauan Meranti, ada," ungkap dia berbincang dengan GoRiau.com, Selasa (16/1/2018) siang.

Sementara itu, untuk tersangka atas kasus ini berkemungkinan akan bertambah, setelah sebelumnya pemilik Travel Umrah JPW berinisial MYJ ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan. Namun Polda Riau belum akan merilis detail tersangka baru tersebut, karena masih dalam proses penyidikan.

Sebelumnya tercatat sudah ada sekitar 150 orang lebih yang melapor ke Polda Riau terkait dugaan penipuan perjalanan umrah melalui jasa Travel JPW tersebut. Hitungan sementara kepolisian, kerugian dalam kasus tersebut ditaksir mencapai Rp3,9 Miliar.

Sementara untuk kantor JPW yang berada di Jalan Panda, Kecamatan Sukajadi Pekanbaru juga sudah digeledah aparat hukum dan telah dipasang garis polisi. Di kantor tersebut sepertinya memang sudah tidak ada lagi aktivitas terkait bisnis travel umrah. ***

Kategori:Beladiri, Riau
wwwwww