Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
11 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
22 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Home  /  Berita  /  Badminton

Soal Impor Beras, Zulkifli Hasan: Prioritaskan Hasil Panen Petani Dalam Negeri

Soal Impor Beras, Zulkifli Hasan: Prioritaskan Hasil Panen Petani Dalam Negeri
dok. MPR RI.
Selasa, 16 Januari 2018 15:59 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan meminta pemerintah bertindak hati-hati dalam menghadapi gejolak kenaikan harga beras yang terjadi saat ini. Jangan sampai, tindakan penanggulangan naiknya harga beras memakai mekanisme impor, malah menimbulkan persoalan baru.

"Pemerintah harus berhati-hati kalau mau mengimpor beras, karena sebentar lagi musim panen. Jangan sampai impor yang dilakukan membuat harga gabah dalam negeri anjlok, karena anjloknya harga gabah dalam negeri, akan merugikan petani", kata Ketua MPR menambahkan.

Pernyataan itu disampaikan Zulkifli Hasan usai hadir dalam prosesi Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) tahun 2017-2022 di Tenis Indor Senayan, Jl. Pintu Gelora 1 No. B Jakarta Pusat, Selasa (16/1).

Pengurus PELTI periode 2017-2022 yang baru dilantik dipimpin Ketua Umum Rildo Ananda Anwar dan Zulkifli Hasan dipercaya menjadi Ketua dewan Pelindung PELTI.

Kalaupun terpaksa harus melakukan impor, menurut Zulkifli sebaiknya tidak langsung dibawa ke Indonesia. Tujuannya agar petani yang tengah melaksanakan panen tidak dirugikan.

"Sekarang beli dahulu, tetapi tidak langsung dibawa. Simpan dahulu di negeri asal nanti kalau panen dalam negeri sudah selesai, dan tidak mempengaruhi harga gabah dalam negeri bisa dibuka", tutupnya. ***

wwwwww