Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
17 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
16 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
16 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
4
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
17 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
5
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
24 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Alamak ! Anak Wabup Nias Barat Diperiksa Polisi, Kenapa Ya?

Alamak ! Anak Wabup Nias Barat Diperiksa Polisi, Kenapa Ya?
Rabu, 17 Januari 2018 08:03 WIB

GUNUNGSITOLI - Setelah melalui proses cukup panjang, akhirnya terduga pelaku penganiayaan secara bersama-sama terhadap Oralit Darman Waruwu, diperiksa polisi.

Dengan sedikit tertunduk dan mengenakan jaket sweater abu-abu, terduga pelaku Kevin Kaskarino Waruwu, memenuhi panggilan penyidik Polres Nias.

Kedatangan Kevin itu guna diperiksa serta dimintai keterangan oleh penyidik atas dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama pada, Rabu (09/08/2017) silam.

Selain Kevin, polisi turut memeriksa sejumlah rekannya yang diduga terlibat saat melakukan dugaan tindak pidana penganiayaan tersebut.

Ketika ditemui Kuasa Hukum korban, Yulius Laoli SH MH, mengatakan bahwa pemanggilan dan pemeriksaan Kevin dan kawan-kawan berlangsung di ruang unit ll Satreskrim Polres Nias.

"Benar penyidik memeriksa semua terduga pelaku. Selain itu, polisi juga melakukan konfrontir antara korban, terduga pelaku, dan para saksi-saksi. Saya berharap, polisi dapat berkerja profesional," paparnya.

Lanjut Yulius, dalam dugaan kasus penganiayaan yang dilakukan anak Wakil Bupati Nias Barat tersebut, polisi tidak punya alasan untuk mengulur-ulur penuntasannya.

"Semua barang bukti seperti hasil visum telah diserahkan dan saksi-saksi dilokasi kejadian juga sudah diperiksa penyidik. Saya berharap, para terduga pelaku segara dijadikan terdangka," papar Yulius.

Editor:wen
Kategori:Beladiri, Sumatera Utara
wwwwww