Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
12 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
12 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
12 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
12 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
12 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
Home  /  Berita  /  Badminton

Kalah dari India, Satu Poin dari Ganda Hilang, Ini Penjelasan Herry IP

Kalah dari India, Satu Poin dari Ganda Hilang, Ini Penjelasan Herry IP
Ganda Putera Indonesia mengakui keunggulan India. (istimewa)
Kamis, 08 Februari 2018 22:52 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Tim putra Indonesia tak dapat mengamankan satu poin dari nomor ganda putra dalam laga melawan India di penyisihan Grup D Badminton Team Asia Championships (BTAC) 2018.

Bermain di Stadium Sultan Abdul Halim Alor Setar, Malaysia, Kamis (8/2/2018), pasangan dadakan Mohammad Ahsan/Kevin Sanjaya Sukamuljo dikalahkan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dengan skor 21-18, 18-21, 22-24.

Kondisi Marcus Fernaldi Gideon dan Hendra Setiawan yang tidak seratus persen, menjadi alasan utama kenapa bukan Kevin/Marcus atau Hendra/Ahsan yang diturunkan.

"Pertimbangan menurunkan Kevin/Ahsan, karena mereka sudah pernah berpasangan sebelumnya. Hari ini Marcus tidak mungkin diturunkan karena otot perutnya ketarik waktu latihan. Hendra juga ingin istirahat dulu supaya kondisinya full lagi,” ungkap Herry Iman Pierngadi, Kepala Pelatih Ganda Putra PP PBSI.

"Memang hasilnya diluar dugaan, Kevin/Ahsan kurang beruntung di poin-poin akhir. Pengembalian Ahsan banyak menyangkut di net, Kevin pun pukulannya kurang akurat dari sisi belakang," tambah Herry.

Sementara itu, Ahsan/Kevin mengakui kalau penampilan lawan hari ini cukup bagus. Serangan-serangan Rankireddy/Shetty cukup merepotkan Ahsan/Kevin.

"Pasangan India bermain bagus, terutama di serangan-serangannya, tidak mudah dihadapi," kata Ahsan usai pertandingan.

"Sebetulnya kami kan sudah biasa latihan bareng, jadi kalau dibilang masih belum klop, ini tidak bisa dijadikan alasan,” tutur Kevin.

Hasil memang tidak bisa diprediksi, ternyata kami kalah dan kami sudah melakukan yang terbaik, kami terima. Mudah-mudahan teman-teman yang lain bisa menang,” tambah Ahsan. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww