Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
DPR RI
21 jam yang lalu
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
2
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
MPR RI
20 jam yang lalu
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
3
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
Sepakbola
22 jam yang lalu
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
4
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
Hukum
20 jam yang lalu
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
5
Istana Nyatakan Pentingnya Digitalisasi Pers dan Penyiaran
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Istana Nyatakan Pentingnya Digitalisasi Pers dan Penyiaran
6
Jadi Ambasador University Leipzig, Nurul Sa'adah: Ayo Dapatkan Beasiswa di Luar Negeri
Olahraga
18 jam yang lalu
Jadi Ambasador University Leipzig, Nurul Saadah: Ayo Dapatkan Beasiswa di Luar Negeri
Home  /  Berita  /  Riau

Gigit Polisi, Warga Rangsangbarat Ditembak Pakai Airsoft Gun

Gigit Polisi, Warga Rangsangbarat Ditembak Pakai Airsoft Gun
Sy saat mendapat perawatan di RSUD Kepulauan Meranti - ist
Selasa, 13 Februari 2018 21:55 WIB
Penulis: Safrizal
SELATPANJANG - Sy alias Ujang (14) warga Lemang, Rangsangbarat, Kepulauan Meranti, Riau, ditembak polisi di bahu kanan. Peristiwa itu terjadi karena Sy dikabarkan menggigit tangan salah seorang personil saat ditangkap.

Penangkapan Sy berawal dari hilangnya Hp milik Briptu Budi Setiawan, anggota Polsek Rangsangbarat, Selasa (13/2/2018). Sy diduga sebagai pelaku setelah sebelumnya ditahan di Mapolsek lantaran melakukan pencurian di rumah warga.

Saat pulang Salat Subuh, Briptu Budi mendapati hp merk Samsung J2 pro yang sedang dicas di kamar mess polsek Rangsangbarat miliknya sudah hilang. Diduga diambil oleh Sy. Kemudian, Briptu Budi Setiawan bersama Riki Masri dan Hasbulah Akbar berusaha mencari Sy untuk dilakukan penangkapan.

Dugaan polisi benar. Sekitar pukul 10.00 WIB, Sy ditemukan di Jalan Dusun Gema Desa Sialangpasung. Ketika dilakukan penangkapan dan diperiksa, Hp yang hilang tersebut ada di dalam saku celana Sy.

Saat itu, Sy dikabarkan melakukan perlawanan dengan cara menggigit tangan Briptu Budi. Gigitan itu menyebabkan tangan Briptu Budi Luka dan mengeluarkan darah.

Melihat Sy tak melepaskan gigitan tersebut, Bripda Akbar berusaha menolong. Waktu itu Bripda Akbar mengeluarkan senjata jenis air softgun untuk memberikan peringatan kepada Sy. Namun, peringatan itu tidak digubris.

Malang tak berbau, ternyata pengaman senjata tersebut tidak terkunci. Tembakan pun terlepas dan mengenai bahu kanan Sy. Setelah tertembak, Sy melepaskan gigitannya.

Setelah terluka, Sy dibawa dan ditangani oleh pihak RSUD Kepulauan Meranti. Hasil pemeriksaan oleh dokter, peluru yang mengenai Sy sudah turun ke rongga dada sebelah kanan sehingga harus dilakukan operasi.

Karena peralatan medis di Kepulauan Meranti tidak memadai, Sy segera dirujuk ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Keberangkatan Sy ke Pekanbaru didampingi keluarga dan Kanit Reskrim Polsek Rangsangbarat Ipda Jimmy Andre. ***

Kategori:Peristiwa, Riau

wwwwww