Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
16 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
14 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
8 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
5
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
9 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
6
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
9 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Home  /  Berita  /  Badminton

Cegah Kampanye Hitam dan Isu SARA di Pilkada Serentak, Komunikonten Gelar Diskusi Publik

Cegah Kampanye Hitam dan Isu SARA di Pilkada Serentak, Komunikonten Gelar Diskusi Publik
Minggu, 18 Februari 2018 21:07 WIB
JAKARTA – Komunikonten (Institut Media Sosial dan Diplomasi) bekerjasama dengan Trenzing (Komunitas Pembuat Konten)  nggelar Diskusi Publik di Kantor Ttenzing, Jalan Guntur No. 9, Bogor Tengah, Kota Bogor pada Senin, 19 Februari 2018. Diskusi ini mengangkat tajuk ''Peran Jurnalis dan Warganet Mencegah Kampanye Hitam dan Isu SARA di Pilkada Serentak 2018 Guna Menjaga Persatuan NKRI''.

''Kita mendorong semua tim media kandidat yang bertarung di Pilkada Serentak 2018 memproduksi konten-konten yang benar dan bermanfaat. Ada 17 Provinsi, 39 Kota, 115 Kabupaten yang akan melaksanakan Pilkada Serentak pada 2018, semua kandidat tentunya memiliki tim media. Kesadaran yang harus disuburkan adalah bahwa mereka tidak boleh berfikir pendek untuk memenangkan Pilkada saja, namun juga bagaimana merawat Pancasila dan memperkokoh NKRI. Karenanya jangan sampai ada konten yang merusak keutuhan NKRI dan merusak kepentingan nasional,'' ujar Direktur Eksekutif Komunikonten, Hariqo Wibawa Satria di Jakarta, Minggu (17/2/2018).

Hariqo menambahkan, setiap tim media sosial kandidat dalam Pilkada Serentak 2018 harus berkompetisi memenangkan kandidatnya, itu pasti. Namun tim media sosial kandidat tersebut juga harus berkolaborasi menjaga pilkada Serentak 2018 dari kampanye hitam dan politisasi sara demi masa depan NKRI. Pilkada serentak lebih dari sekedar ujian berdemokrasi, namun juga ujian dalam berbangsa dan bernegara.

''Siapa yang diuji?, semuanya pemerintah, penyelenggara pilkada, pengawas pilkada, masyarakat, jurnalis, organisasi, kampus dan lain-lain. Diskusi ini memfokuskan pada upaya peningkatan kapasitas dan kepedulian jurnalis dan warganet dalam mencegah isu sara dan kampanye hitam di Pilkada Serentak 2018 guna menjaga Persatuan NKRI,'' ungkapnya.

Hadir menjadi narasumber pada Diskusi Publik tersebut adalah Wahyu Setiawan (Anggota KPU RI), Hariqo Wibawa Satria (Direktur Eksekutif Komunikonten), Ridwan Budiman (Pegiat Literasi Media), dan Yophiandi Kurniawan (Praktisi Media). Sementara yang menjadi narasumber adalah Nihrawati (Pemred media lokal). ***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Badminton, Metropolitan, DKI Jakarta, Jawa Barat
wwwwww