Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
17 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
17 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
17 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
18 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
17 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
17 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  PON

Janda Miskin di Bireuen Peroleh Rumah dari Jokowi

Janda Miskin di Bireuen Peroleh Rumah dari Jokowi
Anggota DPD RI, Sudirman dan perwakilan dari Kemensetneg usai peletakan batu pertama rumah janda miskin, di Glumpang Payong, Jeumpa, Bireuen, Sabtu (17/2/218). [Joniful Bahri]
Minggu, 18 Februari 2018 08:35 WIB
Penulis: Joniful Bahri

BIREUEN - Warga Dusun Sukun, Gampong Geulumpang Payong, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireue, Nuraida (45), akhirnya bisa bernapas lega, Sabtu (17/2/218). Janda miskin ini mendapatkan bantuan rumah sederhana layak huni tipe 36, program 1 juta rumah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg).

Peletakan batu pertama rumah tersebut turut dihadiri perwakilan Kemensetneg, Rizayanti dan Senator Aceh, Sudirman atau lebih dikenal dengan Haji Uma. "Bantuan program rumah layak huni tersebut bertipe 36 dengan harga standar Rp82 juta per unit," kata Rizayanti kepada GoAceh.

Dalam dua tahun ini, mulai 2018 sampai 2019,  tambah Rizayanti, akan dibangun sebanyak 500 unit rumah layak huni bagi keluarga tak mampu di Aceh.

Sebelum membangun rumah layak huni bagi penerima, kata Rizayanti terlebih dahulu dilakukan pengecekan langsung, layak tidaknya penerima itu memperoleh bantuan. "Dalam pengecekan ke lapangan itu tetap dilibatkan tim, sehingga benar-banar tepat sasaran," sebutnya.

Sementara itu Senator Aceh, Sudirman atau Haji Uma mengatakan, data rumah tak layak huni itu awalnya diberikan kepada kementerian untuk bisa dibantu. "Seluruh data rumah tak layak huni ini saya berikan kepada Kementerian agar warga dapat terbantu, terutama janda miskin," katanya.

Sebelumnya, Nuraida tinggal di rumah beratapkan rumbia dan berdinding papan bekas bersama lima orang anaknya.

Editor:TAM
Kategori:Aceh, PON
wwwwww