Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
9 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
9 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
4
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
9 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
9 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Badminton

Kalah 3-0 dari Perisja, Ini Pengakuan Pelatih Bali United Schaller

Kalah 3-0 dari Perisja, Ini Pengakuan Pelatih Bali United Schaller
Pelatih Bali United saat konfrensi pers. (istimewa)
Minggu, 18 Februari 2018 10:45 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Bali United harus puas menjadi peringkat kedua atau runner-up Piala Presiden 2018. Ini menyusul kekalahan di final dari Persija dalam pertandingan di Stadion Utama GBK Senayan, Jakarta, Sabtu (17/2/2018) malam.

Dalam pertandingan itu Bali United kalah 0-3 dari Persija. Skor yang menunjukkan Serdadu Tridatu seperti berada dalam situasi antiklimaks di partai puncak.

Usai pertandingan pelatih Bali United, Hans-Peter Schaller, mengakui Persija bermain lebih baik dalam pertandingan final pada Minggu malam.

"Selamat buat Persija yang menang hari ini. Kami di babak pertama melakukan kesalahan yang menghasilkan bola mati dan mereka mampu menghasilkan gol buat Persija," kata Hans-Peter Schaller. 

Pelatih asal Austria itu juga mengungkapkan kalau Persija beruntung memiliki Marko Simic. Seorang striker yang mampu menjadi pembeda dalam pertandingan. Terbukti Marko Simic berhasil mencetak 2 gol di pertandingan itu, semua di babak pertama.

"Marko Simic menjadi pembeda di babak pertama. Kemudian di babak kedua kami kesulitan untuk bangkit, terbukti hanya memiliki sedikit peluang mencetak gol," ujar Hans-Peter Schaller.

Terlepas dari kekalahan di final, mantan asisten pelatih timnas Indonesia itu mengatakan permainan Bali United terus membaik. Dan, itu menjadi modal untuk berkompetisi di Liga 1.

"Kami tetap memandang positif perjalanan di Piala Presiden ini. Apapun hasilnya bisa untuk menjadi modal di Liga 1 dan Piala AFC," ucap Hans-Peter Schaller. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww