Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
15 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
14 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
14 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
4
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
5
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
15 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  PON

Bangkai Ikan Paus Ditemukan Terapung di Pulau Banyak Singkil

Bangkai Ikan Paus Ditemukan Terapung di Pulau Banyak Singkil
Bangkai ikan paus yang terapung di Pulau Asok, Senin (19/2). (Foto Antara Aceh)
Selasa, 20 Februari 2018 12:15 WIB

SINGKIL - Seekor ikan paus berukuran panjang 7 meter ditemukan nelayan dalam keadaan mati dan mengapung di Pulau Asok, Kepulauan Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh, Senin (19/2/2018).

"Yang pertama sekali menemukan bangkai ikan paus itu mati mengapung adalah nelayan Haloban dan sempat membuat warga setempat heboh," kata Kliwon, Kepala Resort Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pulau Banyak, Aceh Singkil kepada wartawan di Singkil.

Dikatakan, kronologis peristiwa itu ketika Senin siang sekira pukul 13.20 WIB dirinya menerima info penemuan bangkai paus berasal dari nelayan Haloban, Kecamatan Pulau Banyak Barat. Selanjutnya pihak BKSDA langsung melaporkan hal itu kepada Danpos AL Pulau Banyak Letda Wiwin Yuliato dan membentuk tim.

"Tepat pada pukul 14.50 WIB, tim Gabungan yang terdiri dari Komandan Pos AL Letda Laut ( T ) Wiwin Yulianto, Personel Posal  Sertu Marinir Choirul, Personel Koramil 01 Pulau Banyak Pelda Asep Zemi dan BKSDA Aceh langsung menuju Pulau asoq menggunakan sarana speed boad menuju lokasi Bangkai Paus yang mengapung," ujarnya.

Selanjutnya, kata Kliwon, tepat pukul 15.15 WIB pihaknya sampai dilokasi di temukan ikan paus berukuran 7 meter yang terdampar di pulau asoq dalam keadaan membusuk yang di perkirakan mati sudah dua minggu yang lalu. 

Tim gabungan dan masyarakat berupaya menarik bangkai ikan rasasa itu ke daratan.

Setelah berhasil menarik ikan ke darat, tim dan masyarakat bermusyawarah sejenak, akhirnya direncanakan bangkai paus itu di kubur oleh masyarakat nelayan Ujung Sialit Kecamatan Pulau Banyak Barat di Pulau Asok.

Setelah usai tim gabungan kembali bergerak menuju Pulau Banyak. Kegiatan mengamankan hewan laut yang mati, berjalan dengan lancar dan aman.

Pihaknya juga mengaku, prihal itu juga sudah dilaporkan ke Dirjen dan Dir KKH bahwasanya pada hari Senin tanggal 19 Februari 2018 tentang penemuan bangkai paus di Pulau Asok, Kecamatan Pulau Banyak.

Editor:Kamal Usandi
Sumber:aceh.antaranwes.com
Kategori:Aceh, PON
wwwwww