Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
12 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
11 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
12 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Riau

Memasuki Musim Kemarau, Plt Bupati Siak Himbau Masyarakat Waspada Bencana Karhutla

Memasuki Musim Kemarau, Plt Bupati Siak Himbau Masyarakat Waspada Bencana Karhutla
Alfedri pimpin apel Senin pagi di halaman kantor Bupati Siak.
Selasa, 20 Februari 2018 10:44 WIB
Penulis: Ira Widana
SIAK - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah Riau merilis pengumuman agar mewaspadai memasuki musim kemarau, semua pihak mewaspada dan meningkatkan kesiagaan.

Hal itu dikatakan oleh Plt. Bupati Siak Drs H Alfedri MSi saat apel bersama dihalaman Kantor Bupati Siak Senin, (19/02/2017) kemarin.

Selaku pejabat daerah, Alfedri mengingatkan, agar seluruh komponen masyarakat maupun korporasi (perusahaan) menjaga terjadinya bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

“Tahun 2017 yang lalu Kabupaten Siak minim hotspot (titik api), hanya beberapa titik saja,” kata Alfedri.

Pemkab Siak selalu mengingatkan masyarakat tentang karhutla ini, apalagi memasuki musim kering saat ini. Tentu kita tidak mengharapkan adanya titik api yang muncul dimana-mana, yang mengakibatkan timbulnya kabut asap.

Lebih lanjut Alfefri mengatakan, mengingatkan kepada seluruh Camat, agar tak bosan-bosannya menyampaikan tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan.

Dia juga mengingatkan sanksi keras yang ditimbulkan terhadap si pembakar hutan dan lahan. Dirinya juga mengingatkan kepada Damkar dan BPBD agar mengecek peralatannya.

"Kepada Damkar dan BPBD agar mengecek kesiapan peralatannya, jika ada yang rusak diperbaiki secepatnya, kemudian kepada masyarakat sadar api untuk mengecek mesin portabelnya,” terang Alfedri.

Dijelaskannya, daerah yang perlu di waspadai karhutla adalah, seperti Kecamatan Mandau, Mempura, Bungaraya tepatnya di Kampung Tuah Indrapura, Jati baru, Tambusai dan Kampung lainnya yang sangat rawan terjadinya kebakaran.

“Mari kita berkerjasama dengan baik, begitu juga aparat dan pemerintah yang ada di kecamatan seperti Camat, Babinkamtibmas, Kepolisian, Damkar, Masyarakat Peduli Api (MPA), Satgas Kampung serta perusahaan agar dapat mengedukasi masyarakatnya tentang bahaya Karhutla,” pungkasnya berharap karhutla di Siak sangat kecil.***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww