Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
16 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
16 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
15 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
4
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
6 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
16 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
16 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  PON

Buaya Marak Muncul di Aceh, Pemancing Mulai Resah

Buaya Marak Muncul di Aceh, Pemancing Mulai Resah
Ilustrasi
Kamis, 01 Maret 2018 14:10 WIB
LHOKSUKON - Warga Kabupaten Aceh Utara dan Aceh Timur khususnya penghobi mancing mulai resah akibat maraknya muncul buaya ganas di beberapa sungai akhir-akhir ini.

Seperti terjadi di kawasan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (28/2/2018) kemarin, buaya ganas justru menerkam warga yang sedang asyik mandi di sungai. Meski masih selamat, namun korban mengalami luka parah di bagian bahunya.

"Kalau sudah sering begitu kejadiannya, kami tidak berani lagi memancing. Kemarin di Aceh Timur, sebelumnya ada juga Aceh Utara dan Bireuen. Bahkan di Aceh Singkil kabarnya, pencari teripang meninggal akibat diterkam buaya," kata warga Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Tengku Munady kepada GoAceh, Kamis (1/3/2018).

Hal senada juga disampaikan Rais Azhari, salah seorang penghobi mancing ikan asal Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur. Kata dia, keresahannya sangat beralasan, karena hampir setiap hari ia bersama teman-temannya memancing ikan di sungai dengan menaiki perahu kayu.

"Kalau memancing saya hampir tiap hari. Minimal dua kali dalam seminggu. Makanya kami sangat khawatir dengan adanya buaya-buaya yang kerap muncul di sungai," ujar Rais.

Rais mengatakan, ia dan beberapa teman lainnya sering memancing ikan di kawasan Sungo Rusa, Kecamatan Madat. Namun menurutnya sejauh ini tidak ada buaya yang muncul di sepanjang sungai tersebut.

Kemunculan buaya tersebut juga menimbulkan kekhawatiran dan keresahan warga kalangan ibu-ibu karena sering membiarkan anak mereka mandi di sungai-sungai.

"Semenjak kabar buaya sering muncul di sungai-sungai, kami melarang anak-anak untuk berenang atau bermain di tepi sungai," kata Nurjanah (45), warga lainnya.

Editor:Jamaluddin Idris
Kategori:Aceh, PON
wwwwww